'Tampang Boyolali' Tak Berefek ke Pemilih di Daerah Lain

Jumat, 09 November 2018 – 18:18 WIB
Prabowo Subianto. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Adi Prayitno menilai pernyataan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto soal 'tampang Boyolali' akan berpengaruh secara elektoral pada calon presiden dari Koalisi Indonesia Adil Makmur itu. Bahkan, muncul berbagai reaksi atas pernyataan Prabowo, termasuk unjuk rasa masyarakat Boyolali.

Adi mengatakan, meski Prabowo telah meminta maaf, pernyataan soal ‘tampang Boyolali’ masih tetap berpengaruh pada psikologi pemilih ke depan. “Tapi saya kira soal ucapan 'tampang Boyolali' Prabowo hanya berpengaruh di Boyolali saja," ujar Adi kepada JPNN, Jumat (9/11).

BACA JUGA: Kubu Prabowo: Ingkar Janji Pak Jokowi Apa Kabar?

Pengajar di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah Jakarta ini menyodorkan sejumlah argumen untuk memperkuat analisisnya. Pertama, ucapan tersebut lebih spesifik menyebut masyarakat Boyolali.

Sementara masyarakat di daerah lain tidak disebut. Karena itu,  pernyataan soal ‘tampang Boyolali’ tidak terlalu berpengaruh terhadap preferensi pilihan masyarakat di daerag lain.

BACA JUGA: Masih Single, Pak Prabowo Lebih Menarik bagi Emak - Emak

Selain itu, masa kampanye masih berlangsung enam bulan ke depan. Pemungutan suara Pilpres 2019 rencananya baru akan digelar 17 April mendatang.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini menegaskan, isu di satu daerah tidak sama dengan daerah lain. "Karena isunya lokal dan segmented, sementara di tempat lain preferensi pemilihnya beda-beda," ucap Adi.(gir/jpnn)

BACA JUGA: Yusril Berpotensi Main Dua Kaki, Ini Kata Tim Jokowi?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jangan Ada Anggapan UGM Berpihak ke Jokowi, UI ke Prabowo


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler