Tangan Tuhan Ingin jadi Presiden FIFA

Senin, 22 Juni 2015 – 14:52 WIB
Diego Maradona. Foto: FP

jpnn.com - LEGENDA sepak bola dunia dari Argentina Diego Maradona telah menyatakan minatnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden FIFA.

Usai Sepp Blatter mengundurkan diri, sejumlah nama muncul seperti mantan kandidat Prince Ali bin Hussein, Michel Platini, Luis Figo dan yang terbaru, Si Tangan Tuhan Diego Armando Maradona. 

BACA JUGA: Pemain Persib Ini Merasa Puasa Tahun Ini Istimewa

Maradona memang pernah menjadi dewa di Argentina. Setelah terkahir kali menjadi juara Piala Dunia pada 1978, Argentina akhirnya kembali mendapatkannya pada 1986, saat World Cup digelar di Meksiko. Maradona yang menjabat sebagai kapten tim mengantar kebanggaan buat Argentina.

Di Piala Dunia itu juga Maradona dikenal dengan Si Tangan Tuhan. Pada Piala Dunia di Meksiko tersebut, Maradona membuat gol terbaik sepanjang masa versi FIFA yaitu ketika Argentina bertemu Inggris di babak perempat final.

BACA JUGA: Chile Satu-Satunya yang Belum Pernah Juara Copa America

Pada saat itu Maradona melakukan sprint sambil membawa bola dari tengah lapangan, kemudian melewati 5 orang pemain Inggris (Glenn Hoddle, Peter Beardsley, Steve Hodge, Peter Reid, Terry Butcher) dan menaklukkan kiper kenamaan Inggris, Peter Shilton. Semua itu dilakukan Maradona hanya dalam rentang waktu kurang lebih 10 detik. 

Sayangnya, pada partai tersebut pula, Maradona membuat gol yang sangat buruk. Gol tersebut tercipta melalui bantuan tangan, yang dikatakan Maradona sebagai hasil bantuan tangan Tuhan. Ia akhirnya mengakui bahwa hal tersebut dilakukan dengan sengaja pada 22 Agustus 2005. 

BACA JUGA: Ini 8 Negara yang Lolos Perempat Final Copa America 2015

Sekarang, Si Tangan Tuhan ingin menjadi Presiden FIFA. "Diego akan menjadi kandidat untuk Presiden FIFA, dengan semua otoritas yang ada, dia telah berada di garis depan pertempuran dunia pemain," kata host teleSUR's De Chilena, Victor Hugo Morales di Sports Mole, Senin (22/6).

Dengan begitu banyak kontroversi tingkah laku Maradona usai pensiun, sosok berusia 54 tahun itu cukup dikenal dengan kritik-kritik pedasnya terhadap korupsi FIFA selama ini. "Diego adalah tombak untuk berbicara tentang korupsi dalam FIFA, dan korupsi dalam AFA (Asosiasi Sepakbola Argentina)," kata Morales. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ingin Juara Grand Slam, Murray Belajar Dari Mourinho


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler