Tanpa Pesan, Bujangan Ceria Mengakhiri Hidup dengan Cara Haram

Senin, 20 Juli 2015 – 06:17 WIB

jpnn.com - PURWOKERTO - WW (19), pria bujangan warga Jalan Tambak Batu, Kelurahan Karangpucung, Kecamatan Purwokerto Selatan, ditemukan menggantung di dalam kamarnya, Minggu (19/7) kemarin. Belum diketahui motif yang melatarbelakangi korban melakukan tindakan nekat ini.

Informasi yang dihimpun Radarmas (grup JPNN), di lokasi, peristiwa ini diketahui ayahnya Ardiansyah (45) dan kakaknya Toto Krisdiantoro (23) sekitar pukul 09.00. Awalnya, ayah korban pada pagi harinya curiga lantaran sejak semalam anaknya belum keluar dari dalam kamarnya.

BACA JUGA: Duh! Anak SD Sakit Dibawa ke RS, Hasil Pemeriksaan...Hamil

"Saya pagi sarapan namun dia (korban) belum juga keluar dari kamarnya. Sampai pukul 09.00 saya ketuk kamarnya tidak ada jawaban dari dalam dan pintunya terkunci dari dalam," jelasnya kepada Radarmas.

Ia pun akhirnya memberanikan diri untuk mengintip lewat jendela bersama dengan kakak korban. Saat mengintip betapa terkejutnya dia saat melihat korban sudah tergantung dengan seutas tali plastik yang diikat di langit langit kamarnya.

BACA JUGA: Yth Bapak Ibu PNS, Kerjaan Numpuk, Jangan Nambah Libur ya

"Saat saya ngintip, saya lihat tangan anak saya mengepal dan tergantung," terangnya. Melihat hal tersebut, iapun mendobrak kamar korban.

"Setelah terbuka kakaknya segera memotong tali yang mengikat lalu saya menurunkan badannya, namun kondisinya sudah meninggal. Saya juga tidak mengerti mengapa dia nekat. Di dalam kamarpun tidak ditemukan pesan yang ditinggalkan atau apapun, sementra dia juga tidak pernah bercerita masalah apa yang dialaminya," ungkapnya.

BACA JUGA: Berselfie sambil Melompat di Jembatan, Akibatnya Fatal kayak gini

Peristiwa ini sontak membuat geger warga setempat lantaran di lingkungannya, korban yang merupakan anak bungsu dari empat bersaudara dikenal sebagai pribadi yang ceria.

Teman dekat korban, Bagus (23) mengatakan, dirinya juga tidak percaya jika korban senekat itu.  "Saya juga tidak mengerti apa masalahnya, dia terlihat ceria terus. Terakhir kemarin sore Sabtu (18/7) juga masih main merpati bersama saya. Tidak ada raut wajah dia yang menyimpan masalah," jelasnya.

Menurutnya meski ceria, korban dikenal sebagai orang yang tertutup. "Saya teman dekatnya, tapi dia tidak pernah cerita apa masalahnya," jelasnya.

Kapolsek Purwokerto Selatan Kompol Bud Suwarno yang datang ke lokasi mengatkaan, dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Purwokerto Selatan, tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

"Ya ini murni bunuh diri. Namun motifnya masih misteri karena korban tidak meninggalkan pesan dan kepada keluarganya juga tidak bpernah bercerita masalah apapun," pungkasnya. (ali)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gratis dan Hemat Waktu, Tol Brebes Timur-Pejagan Padat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler