Taqy Malik Ternyata Pernah Jadi Imam di Masjid yang Ditembaki Teroris

Jumat, 15 Maret 2019 – 18:11 WIB
Taqy Malik. Foto: Instagram/Taqy Malik

jpnn.com, JAKARTA - Hafiz Taqy Malik rupanya pernah menjadi imam di Masjid Al Noor, salah satu masjid yang menjadi lokasi penembakan brutal di Christchruch, Selandia Baru, Jumat (15/3).

Hal itu diketahui dari unggahan Taqy Malik di akun Instagram pribadinya. Dia juga sempat mengunggah video aksi brutal itu, namun telah dihapus.

BACA JUGA: Please, Jangan Ikut Viralkan Video Pembantaian di Masjid Selandia Baru

Saat mengetahui aksi brutal itu, Taqy Malik mengaku langsung menghubungi seorang teman di sana untuk mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut.

Baca juga: Teuku Wisnu: Demi Allah, Nangis Lihat Videonya

BACA JUGA: Tsamara PSI: Pembantai di Masjid Selandia Baru Jauh dari Kasih Sayang

"Pas beliau angkat telpon, saya mendengar suara beliau gemetaran sambil bilang 'Taqy, doain ibu ya di sini. Ibu takut, sekarang ibu ngumpet dikamar. Di luar suara tembakan dan helikopter. Di sini suasananya seperti perang'," tulis Taqy Malik sebagai keterangan video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.


Taqy Malik pernah jadi imam salat Isya di masjid An Noor, lokasi penembakan teroris di Selandia Baru. Foto: Kolase by JPNN/Instagram/Taqy Malik

BACA JUGA: Kabar Terbaru Pembantaian di Masjid Selandia Baru

Mantan suami Salmafina Sunan ini pun langsung menenangkan ibu tersebut. Si ibu tersebut kemudian mengingatkan Taqy saat mengimami salat Isyan di sana.

Baca juga: Kabar Terbaru Pembantaian di Masjid Selandia Baru

"Kemudian, suara beliau mulai sedikit tenang. Beliau bilang 'Taqy masih ingat masjid yg waktu itu Taqy imamin kan? Masjid An Nur. Sekarang sudah bergeletakan puluhan mayat muslim di sana, darah di mana-mana'," sambungnya lagi.

Tak lupa, Taqy Malik juga mendoakan para koban dalam peristiwa mencekam tersebut. Diketahui, dalam aksi biadab itu sedikitnya tercatat 40 meninggal dunia, dan 48 luka-luka. (mg7/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Teuku Wisnu: Demi Allah, Nangis Lihat Videonya


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler