Taruna Dididik Demi Kehormatan TNI AL

Rabu, 29 Juni 2016 – 13:27 WIB
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, Selasa (28/6) pada acara pembekalan kepada 90 orang taruna Tingkat IV AAL Angkatan Ke-61 di Gedung Mandalika, Akademi Angkatan Laut, Bumimoro, Surabaya. FOTO: DOK.JPNN.com

jpnn.com - SURABAYA - Menjadi prajurit TNI Angkatan Laut merupakan pilihan terhormat. Sebuah pilihan untuk berdarma bakti kepada bangsa dan negara.

Oleh sebab itu, para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) dididik dan digembleng agar memiliki idealisme dan karakter kuat. Hal ini demi menjadi prajurit TNI Angkatan Laut yang terhormat.

BACA JUGA: Lima Kampus Rerata Nilai Tertinggi SBM PTN, Ada yang Mengejutkan

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, Selasa (28/6) pada acara pembekalan kepada 90 orang taruna Tingkat IV AAL Angkatan Ke-61 di  Gedung Mandalika, Akademi Angkatan Laut, Bumimoro, Surabaya.

Lebih lanjut, Ade menekankan para taruna AAL Angkatan Ke-61 dalam waktu dekat ini akan segera dilantik menjadi seorang perwira. Oleh karena itu, para taruna harus mempersiapkan diri dengan baik agar menjadi seorang perwira yang berkompeten.

BACA JUGA: SIMAK Nih Pesan Laksamana kepada 325 Calon Perwira TNI AL

“Seorang perwira adalah manajer bagi organisasi yang dipimpinnya serta dituntut untuk berkemampuan  tinggi dalam memahami dan mengemangkan fungsi-funsi manajemen sesuai lingkup tugas dan perannya,” ujarnya seperti siaran pers Dispenal.

Pada kesempatan itu, KSAL pun menekankan kepada para taruna agar kelak setelah menjadi perwira memiliki kepedulian dan kepekaan terhadap permasalah anak buah.

BACA JUGA: Oalah! Masa Uang Pendaftaran Disetor Ke Rekening Pribadi Kepsek

Seorang perwira dituntut untuk mampu menjalin kerja sama dan berkoordinasi dengan satuan atau bagian lain di samping mampu menjalin hubungan interpersonal dengan sesama perwira.

Tidak cukup sampai di situ. Seorang perwira juga harus memiliki bekal yang cukup agar berani mengambil inisiatif dalam pengambilan keputusan, berani mengajukan saran kepada atasan serta berani tampil di depan dalam segala hal yang bersifat positif.

Menurutnya, medan penugasan perwira TNI Angkatan Laut ke depan akan semakin kompleks dan dinamis sesuai perkembangan ilmu pengetahuan, tantangan, dan ancaman.

“Tantangan ini sangat menuntut para perwira TNI Angkatan Laut untuk memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, berintegritas, profesional, adaptif, visioner, dan inovatif,” tegasnya.

Menurut orang nomor satu di jajaran TNI AL ini, sebagai pemimpin masa depan para taruna harus memiliki komitmen dan jiwa kepemiminan transformarsional dalam menjawab tantangan masa depan.

Secara keselurahan Taruna Tingkat IV Angkatan Ke-61 AAL berjumlah 90 orang, terdiri atas korps pelaut  39 orang, teknik 13 orang, elektronika 10 orang, suplai 9 orang, dan marinir 19 orang.

Mereka akan menjalani prosesi Prasetya Perwira di hadapan Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 27 Juli 2016 mendatang di Akademi Militer, Magelang.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pak Menteri, Guru Bantu di Daerah Ini Enam Bulan Belum Gajian


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler