Tas Dijambret, Sekretaris Lurah Kejar Pelaku, Takdir Berkata Lain

Kamis, 17 September 2020 – 14:54 WIB
Ilustrasi penjambretan. Foto: JPNN.com

jpnn.com, SERANG - Kabar duka datang dari Pemkot Serang, Sekretaris Lurah Unyur, Kota Serang, Netty Susanti (46) meninggal dunia di RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Kabupaten Serang, Rabu (16/9) siang.

Netty meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal saat hendak mengejar pelaku jambret.

BACA JUGA: Jambret Apes, Tertabrak Mobil, Diamuk Warga, Kaki Patah

“Meninggalnya tadi di rumah sakit sekira pukul 12 siang tadi,” kata adik kandung Netty, Agus Budiono saat ditemui radarbanten.co.id di rumah duka, Kota Serang, Rabu.

Dari keterangan Agus, sebelum kejadian tragis Netty dan suaminya Asep Sukatma (48) dalam perjalanan menuju rumahnya di daerah Pancur, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Selasa (15/9) malam.

BACA JUGA: Sekretaris ADI Ungkap Kondisi Terkini Dino Patti Djalal

Dalam perjalanan pulang, musibah menghampiri Netty. Sepeda motor yang mereka kendarai dipepet orang tidak dikenal dari belakang di Jalan 45 Lingkungan Cikulur, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang.

Tas yang berada di tangan Netty dirampas. Kaget, Netty meneriaki pelaku.

BACA JUGA: Wabup Yalimo dalam Kondisi Mabuk Saat Tabrak Polwan Bripka Christin

Asep yang mendengar teriakan istrinya berusaha mengejar dengan memacu kendaraan untuk mengejar pelaku.

Nahas, saat melakukan pengejaran motor yang dikendarai oleng dan tiba-tiba menghantam beton irigasi.

Tabrakan itu membuat kepala Asep dan istrinya menghantam beton irigasi.

“Luka di bagian kepala, suaminya juga (di bagian kepala-red),” kata Agus.

Luka yang dialami Netty ternyata lebih parah. Korban tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Sedangkan suami Netty, kata Agus, kendati mengalami patah tulang lengan kanan tetapi masih sadar.

Pada kesempatan lain, Kasatreskrim Polres Serang AKP Indra Feradinata mengatakan sedang menyelidiki kasus trsebut.

Menurut dia, sedang mengidentifikasi pelaku penjambretan.

“Itu di Calung (Polsek Serang, red) sedang lidik (penyelidikan, red), nanti perkembanganya disampaikan,” kata Indra.

Indra mengatakan, proses penyelidikan umengungkap identitas pelaku dilakukan koordinasi antara kepolisian Polsek Serang dan Satreskrim Polres Serang Kota.

“Iya gabungan, mudah-mudahan ada perkembangannya (proses penyelidikan, red),” kata Indra. (mg05/alt)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler