Tegas! Menpora Amali Ogah Naturalisasi, Lebih Baik Pakai Potensi Asli Indonesia

Jumat, 02 Juli 2021 – 18:49 WIB
Menpora Zainudin Amali (kanan) saat memantau latihan Timnas Indonesia bersama Ketum PSSI M Iriawan. Foto: Amjad/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Rencana PSSI yang tak menutup diri untuk melakukan naturalisasi mengikuti kemauan Shin Tae Yong membuat pemerintah angkat suara.

Menpora Zainudin Amali menegaskan lebih baik PSSI memanfaatkan potensi pemain dalam negeri ketimbang mencari pemain dari luar.

BACA JUGA: Timnas Bola Basket Indonesia Akhirnya Menang di Kualifikasi FIBA Asia Window Ketiga

"Untuk naturalisasi akan saya perketat di semua cabang olahraga. Kami akan lihat seberapa besar urgensinya. Sebaiknya memanfaatkan potensi yang ada," kata Menpora Amali, Jumat (2/7).

Orang nomor satu di olahraga Indonesia tersebut menegaskan saat ini pemerintah sedang berusaha menata pembinaan dan membangun prestasi dari bawah, tidak lagi ujug-ujug dan mencari cara yang instan tetapi tak bisa menjamin prestasi.

BACA JUGA: Dukung G-20 dan KTT Asean 2023, Menpora Akan Lakukan Kegiatan Side Event

Untuk pembinaan, lanjutnya, saat itu dilakukan dengan benar dan dibangun sistemnya. Dia yakin prestasi akan datang.

"Kita (Indonesia, red) ini akan membangun prestasi berdasarkan desain besar olahraga nasional (DBON) yang sudah ada, tidak boleh lagi kita mengharapkan prestasi secara instan. Itu tidak bagus untuk pembinaan prestasi jangka panjang yang berkesinambungan," tegas Amali.

BACA JUGA: PSMS Medan Incar Dua Pemain Naturalisasi, Siapa?

Menpora juga mengkritik naturalisasi di cabor sepak bola. Sebab, menurutnya langkah yang sudah dilakukan selama satu dekade terakhir itu ternyata tak bisa menjamin kualitas timnas.

"Khusus untuk naturalisasi di cabor sepak bola ini, saya melihat tidak begitu efektif untuk pembentukan Timnas, kualitas mereka yang dinaturalisasi juga tidak terlalu berbeda dengan pemain asli kita," tegasnya.

Memang, Marc Klok bisa menjadi contoh terkini soal jiwa patriotisme itu. Marc Klok izin dari pemusatan latihan Timnas Indonesia karena memilih untuk mendampingi istrinya yang akan melahirkan, ternyata istrinya baru melahirkan dua pekan kemudian.

Hal yang berbeda dibandingkan apa yang dilakukan Asep Berlian saat mengikuti TC Timnas Indonesia. Dia rela tak mendampingi istrinya yang melahirkan, karena membela Timnas Indonesia. Patriotisme Asep Berlian, yang merupakan pemain Indonesia bukan kaleng-kaleng, tak seperti Marc Klok.(dkk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler