Dukung G-20 dan KTT Asean 2023, Menpora Akan Lakukan Kegiatan Side Event

Selasa, 29 Juni 2021 – 17:58 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengikuti rapat koordinasi persiapan Pre-Event G-20 dan KTT ASEAN di Labuan Bajo secara virtual, Selasa (29/6). Foto: Dok Kemenpora

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengikuti rapat koordinasi terkait persiapan pre-event G-20 dan KTT ASEAN  di Labuan Bajo, Selasa (29/6).

Rapat yang dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan digelar secara virtual.

BACA JUGA: Mirsa Temui Suami Brondong di Indekos, Tak Lama Terdengar Teriakan Minta Tolong, OMG

Turut hadir dalam rapat tersebut di antaranya Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan sejumlah menteri di bawah koordinasi tiga Kemenko tersebut.

Menko Luhut yang memimpin rapat pada kesempatan ini mengatakan bahwa pihaknya ingin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022 dan KTT ASEAN 2023 di Indonesia betul-betul dimanfaatkan untuk mempromosikan pariwisata Indonesia dan ekonomi kreatif.

BACA JUGA: 7 Personel Satresnarkoba Diperiksa Propam, Ini Nama dan Kasusnya

“Tujuan utama adalah untuk mempromosikan lima DPSP melalui penyelenggaraan KTT G-20 2022 dan KTT ASEAN 2023. Memanfaatkan momentum dua KTT sebagai batu loncatan pemulihan ekonomi nasional salah satunya melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang ditetapkan proses digitalisasi,” kata Luhut pada rapat ini.

Untuk pre-event, salah satunya akan digelar di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merupakan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

BACA JUGA: Kemenpora Tingkatkan Kualitas Instruktur Olahraga Lansia

Menurut Luhut, untuk menjadi lokasi pre-event G-20 dan KTT ASEAN, masih banyak yang perlu dipersiapkan terutama terkait sarana dan prasarana.

Menurutnya, dengan penyelenggaraan pre-event di lima DPSP maka akan mengakselerasi pembangunan infrastruktur pendukung seperti akomodasi jalan dan fasilitas umum serta pengembangan citra sebagai kawasan pariwisata yang berkualitas.

“Program persiapan pre-event G-20 di Labuan Bajo akan menjadi pilot project dan parameter untuk mengukur kesiapan pelaksana kegiatan di lima DPSP dan lokasi lainnya,” ungkapnya.

Luhut memaparkan bahwa untuk saat ini, di Labuhan Bajo sudah tersedia 9 hotel dengan private resort dengan total kamar beroperasi sebanyak 848 kamar.

“Sedangkan ketersediaan venue untuk pelaksanaan event memiliki kapasitas 350 orang,” katanya.

Pre-event ini rencananya akan digelar antara Desember-Oktober, atau sebelum KTT G-20 yang digelar bulan November 2022. Sebelum pelaksanaan event KTT G-20 ini, Labuan Bajo dan lima DPSP dapat dijadikan sebagai lokasi pelaksanaan pre-event berupa sidang tingkat menteri dan lainnya.

“Sehingga nanti Indonesia betul-betul lebih dikenal lagi mengenai persiapan tujuan wisata,” harapnya.

Sementara pada pelaksanaan itu KTT G-20 berlangsung di Bali, Labuan Bajo akan dimanfaatkan sebagai lokasi untuk side event dapat berupa seminar, workshop, FDG, gelar budaya, pameran dan berbagai macam forum.

“Kemudian pada bulan Desember atau setelah event G-20, dapat dimanfaatkan sebagai batu loncatan percepatan ekonomi termasuk ekonomi digital, ekonomi kreatif, telework, penggunaan green teknologi dan otomatisasi,” pungkasnya.

Luhut pun meminta Kementerian Pariwisata agar berkoordinasi penuh dengan Kementerian PUPR, Kemnterian Perhubungan, Kominfo dan Kementerian BUMN serta Pemerintah Daerah untuk kesiapan infrastruktur, akomodasi transportasi, untuk menunjang event di Labuan Bajo.

“Kemudian Kementerian Pariwisata bersama Kementerian Perdagangan, Kementerian Investasi, Kemenpora dan Bappenas serta pelaku dari sistem digital untuk menyusun usulan penyelenggaraan kegiatan pre-event dalam rapat tingkat menteri tentang eksklusivitas dan transformasi terkait pemberdayaan perempuan, pemuda dan seterusnya,” pesan Luhut.

Sementara itu, Menpora Amali pada kesempatan ini menyampaikan pihaknya siap mensukseskan pre-event G-20 di Labuha Bajo dan lima DPSP lainnya.

“Kami mengikuti apa yang menjadi bagian dari tugas kami, kami akan menyesuaikan dengan arahan dari kepanitiaan yang besar, kami akan tindaklanjuti di pertemuan-pertemuan atau rapat-rapat di tingkat eselon I,” ujarnya.

BACA JUGA: Pulang Dugem, Ada Sisa Ekstasi di Mobil, 4 Oknum Polisi Tak Berkutik, Begini Akhirnya

“Pada prinsipnya kami siap dan sebagaimana yang disampaikan Pak Menko Perekonomian tadi, kami juga akan siap mengalokasikan anggaran untuk G-20 ini,” lanjut Amali.(dkk/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler