Tekan Angka Pengangguran, Dispendik Jatim Dorong Program SMA Double Track 

Selasa, 27 Oktober 2020 – 23:32 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat membuka virtual expo SMA Double Track. Foto tangkapan layar zoom

jpnn.com, SURABAYA - Masih tingginya angka pengangguran lulusan SMA mendorong Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dispendik Jatim) melakukan terobosan menarik. Yakni, program SMA double track (SMA DT) yang telah berjalan sejak 2018.

Melalui program tersebut, setiap lulusan siswa SMA DT akan memiliki dua kompetensi berupa pembelajaran reguler dan kompetensi ketrampilan yang bersertifikat.

BACA JUGA: Inilah Daftar Nama Siswa SMA Semesta Peraih Medali KSN 2020

Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Jawa Timur Ety Prawesti mengatakan, program SMA DT dilatari oleh banyaknya lulusan SMA yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. Pada 2018, sebanyak 116.772 atau 67,84 persen siswa SMA yang tidak masuk ke bangku kuliah.

"Dengan SMA DT, kami membuat terobosan dengan memberi ketrampilan tambahan di luar jam pelajaran dengan tujuh kompetensi," kata Ety dalam Virtual Expo SMA Double Track, Selasa (27/10).

BACA JUGA: Bu Khofifah Mengajukan Permintaan Serius ke Para PNS

Acara yang dibuka Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ini menampilkan hasil karya siswa SMA dari tujuh bidang ketrampilan yaitu multimedia, teknik elektro, teknik listrik, tata boga, tata busana, tata kecantikan, dan teknik kendaraan ringan. Dispendik berkolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai pelaksana program, termasuk merekrut trainer.

Menurut Ety, pemantapan program dan perluasan jaringan kerja sama dengan mitra dunia usaha lebih diutamakan agar lulusan SMA DT tertampung di perusahaan mitra atau mandiri berwiraswarta.

Sementara Gubenur Khofifah mengaku bangga melihat semangat siswa SMA yang tetap kreatif di masa pandemi COVID-19. Tahun lalu, pameran hasil karya SMA Double Track bisa dilihat langsung. Sekarang produk anak-anak SMA hanya bisa dilihat lewat virtual.

Meski begitu Khofifah meminta siswa SMA Double Track terus meningkatkan kemampuannya agar sesuai permintaan pasar. Tren pasar selalu berubah dan dinamis.

Dia juga meminta siswa SMA Double Track membentuk kelompok jejaring untuk memudahkan dalam pemenuhan produk yang dibutuhkan pasar.

"Tolong segera bentuk kelompok jejaring, satu SMA dengan SMA lain untuk kemudahan dalam pemenuhan barang yang dibutuhkan pasar sehingga kontinuitas pemenuhan barang bisa tetap terjaga," pungkas Khofifah.(esy/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler