Tekanan Berat Tuan Rumah

Rabu, 16 Mei 2012 – 08:54 WIB

MUNCHEN - Tekanan jelang final Liga Champions pada 19 Mei nanti di Allianz Arena, mengarah ke Bayern Munchen. Mereka menjadi tuan rumah, dijagokan bursa taruhan, dan penentu motivasi tanding timnas Jerman pada Euro 2012.

Belum apa-apa, legenda Bayern Stefan Effenberg sudah menyatakan satu-satunya cara menyelamatkan musim Bayern adalah juara Liga Champions. Lalu, pelatih timnas Jerman Joachim Loew menyatakan bila Bayern kalah, mental timnas Jerman bakal menurun.

Banyak faktor yang membuat Bayern lebih diunggulkan atas Chelsea, tetapi besarnya tekanan bisa memberikan dampak negatif. Apalagi, meski permainan Bayern menarik, tetapi mudah ditebak. Terlalu mengandalkan serangan dari sayap melalui Franck Ribery dan Arjen Robben.   

"Jelas tidak bagus kalau selalu mengandalkan Ribery dan Robben tidak tertahankan. Melihat kualitas Bayern, saya pikir kami bisa bermain dengan sistem yang berbeda. Bayern terlalu mudah diprediksi," ulas Effe, sapaan Effenberg, seperti dikutip The Sun.

Menurut Effe, bagaimana bila Ribery dan Robben dimatikan. Dampaknya, permainan Bayern tidak jalan. Atau, ketika lawan mampu memainkan serangan balik cepat saat Bayern yang biasanya dominan dalam penguasaan bola lengah.

Ketergantungan terhadap Ribery-Robben memang besar. Lagipula, keduanya memiliki kemampuan dribbling dan kecepatan yang mengejutkan. Di Liga Champions, kemampuan dribble Ribery hanya kalah dari Lionel Messi (46 dribble komplet) dan Cristiano Ronaldo (29 dribble komplet) yang mencatat dribble komplet lebih banyak.

Kekalahan telak dari Borussia Dortmund 2-5 pada final DFB Pokal (12/5) menunjukkan masalah pada Bayern. Sebab, mereka turun dengan kekuatan terbaiknya, termasuk memainkan David Alaba, Holger Badstuber, dan Luiz Gustavo.

Ketika melawan Chelsea nanti, mereka tidak bisa memainkan ketiga pemain utama di pertahanan. Terutama Badstuber dan Gustavo. Selama ini Badstuber menjadi benteng kokoh di jantung pertahanan, meski posisi aslinya bek kiri, dan Gustavo adalah gelandang bertahan.

Musim ini, dari 14 laga Bayern di Liga Champions, Badstuber dan Gustavo tampil 10 kali. Fakta bahwa mereka punya peran penting. "Kami sudah mencoba beberapa variasi saat latihan, saya pikir itu berjalan dengan baik," kata Jupp Heynckes, pelatih Bayer, seperti dikutip AFP.

Namun, soal pemain absen, bukan hanya Bayern yang bermasalah. Situasi lebih parah dialami The Blues, julukan Chelsea. Mereka tidak bisa memainkan empat andalannya John Terry, Branislav Ivanovic, Ramires, dan Ral Meireles.

Hanya, ada statistik yang menggelitik soal absennya Terry. Ternyata, saat Terry bermain, Chelsea memiliki persentase kemenangan 49 persen. Itu berdasarkan data sejak debutanya pada 2003-2004. Lalu, saat dia absen, justru persentase kemenangan lebih tinggi, menjadi 57 persen. Chelsea menang delapan dari 14 laga di Liga Champions tanpa Terry.

"Bagaimanapun kehilangan seorang kapten sangatlah berat. Tetapi, kami harus menatap ke depan, dan John telah mendapatkan pukulan yang telak dengan tidak bermain di final. Kami harus menang untuk dia dan tim ini," kata Frank Lampard, gelandang Chelsea.

Kehilangan beberapa pemain di pertahanan, justru membuat Chelsea tidak punya pilihan selain lebih memaksimalkan pemain di lini serang. "Saya yakin, Chelsea tidak akan sibuk di belakang. Sebab, mereka punya banyak penyerang hebat," kata Badstuber di situs resmi klub. (ham)



Prize Money Finalis


Bayern Munchen
- Tampil di playoff                     EUR 2,1 juta
- Lolos fase grup                     EUR 3,9 juta
- Penampilan di fase grup @ EUR 550 ribu x 6    EUR 3,3 juta
- Kemenangan di fase grup @EUR 800 ribu x 4    EUR 3,2 juta
- Seri di fase grup @EUR 400 ribu x 1        EUR 400 ribu
- Lolos 16 besar                     EUR 3 juta    
- Lolos perempat final             EUR 3,3 juta
- Lolos semifinal                      EUR 4,2 juta
TOTAL                                     EUR 23,4 juta (Rp 277 miliar)

Chelsea
- Lolos fase grup                    EUR 3,9 juta
- Penampilan di fase grup @ EUR 550 ribu x 6    EUR 3,3 juta
- Kemenangan di fase grup @EUR 800 ribu x 3    EUR 2,4 juta
- Seri di fase grup @EUR 400 ribu x 2        EUR 800 ribu
- Lolos 16 besar                     EUR 3 juta
- Lolos perempat final             EUR 3,3 juta
- Lolos semifinal                     EUR 4,2 juta
TOTAL                                    EUR 20,9 juta (Rp 247 miliar)

Keterangan
- Juara mendapat EUR 9 juta (Rp 106 miliar)
- Runner-up mendapat EUR 5,6 juta (Rp 66,2 miliar)

Berarti
- Juara, Bayern mendapat Rp 383 miliar dan hanya Rp 343,2 miliar apabila hanya sebagai runner-up
- Juara, Chelsea mendapat Rp 353 miliar dan hanya Rp 313,2 miliar apabila hanya sebagai runner-up
BACA ARTIKEL LAINNYA... Harusnya Bisa Menang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler