Teken Kerja Sama dengan Freeport, Linde Gelontorkan Investasi USD 100 Juta

Rabu, 20 Juli 2022 – 21:02 WIB
Linde Indonesia mengumumkan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan PT Freeport Indonesia. Foto: Dok Linde

jpnn.com, JAKARTA - Linde Indonesia mengumumkan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan PT Freeport Indonesia.

Perusahaan gas dan rekayasa industri global itu akan menjadi penyediaan pasokan gas industri dengan kemurnian tinggi.

BACA JUGA: Linde Indonesia Gresik Perluas Kapasitas Produksi, Investasi Mencapai USD 15 Juta

President Director Linde Indonesia, Filipina, dan Vietnam Vinayak Kembhavi mengatakan pihaknya akan menanamkan investasi lebih dari USD 100 juta untuk proyek itu.

Adapun investasi itu mencakup pembangunan, pengelolaan kepemilikan, dan pengoperasian unit pemisahan udara (Air Separation Unit/ASU) untuk memasok gas oksigen dan nitrogen kepada fasilitas pemurnian tembaga (smelter) di Manyar, Gresik, Jawa Timur.

BACA JUGA: Wow, PT Freeport Indonesia Menyiapkan Rp 4 Miliar untuk Mensponsori Persipura Jayapura

Menurutnya, fasilitas smelter tembaga yang baru itu merupakan kawasan pemprosesan tembaga terbesar di dunia.

"Nantinya akan melakukan pemrosesan konsentrat yang diperoleh dari tambang Grasberg yang dikelola PT Freeport Indonesia, salah satu cadangan emas dan tembaga terbesar di dunia," bebernya.

BACA JUGA: 3 Karyawan Freeport Pakai Sabu-Sabu di Barak

Fasilitas terbaru Linde di kawasan ini diharapkan dapat mulai beroperasi pada pertengahan 2024 dan akan menjadi salah satu unit pemisahan udara (ASU) terbesar di Indonesia.

"Unit pemisahan udara yang baru akan hadir sebagai sebuah fasilitas yang dirancang dan disesuaikan untuk dapat menjalankan teknologi mutakhir dari Linde yang menghadirkan efisiensi energi yang lebih baik secara signifikan," katanya.

Vinayak menyebut gas oksigen dari Linde digunakan pada pemurnian konsentrat tembaga, salah satu dari rangkaian langkah awal dalam proses produksi katoda tembaga.

Dia menjelaskan katoda tembaga dipergunakan sebagai bahan mentah pada berbagai sektor industri, termasuk manufaktur kawat, kabel, dan tubing.

"Kami berbangga untuk dapat mendukung PT Freeport Indonesia sejalan dengan prakarsa perusahaan dalam ekspansi kapasitas produksi," kata Vinayak.

Vinayak menyebut tembaga menjalankan peran penting dalam proses elektrifikasi transportasi dan proses industrialisasi.

"Kami menyambut baik untuk dapat bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia dalam proyek terkemuka ini," ungkap Vinayak.

Proyek ini merupakan investasi berskala besar ketiga dari Linde dalam mendukung industri pemrosesan tembaga di Indonesia, di mana baru-baru ini perusahaan telah mengumumkan ekspansi kapasitas produksi gas oksigen di Gresik, Jawa Timur.

"Rekam jejak Linde telah dikenal lama atas pasokan gas industri yang aman serta dapat diandalkan menjadikan pertimbangan utama kami dalam menjalin kemitraan sejalan dengan prakarsa ekspansi operasi perusahaan," kata Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas. (mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler