Korban yang merupakan guru besar di St. Petersburg State University, Russia, saat itu sedang bercerita dengan suaminya melihat seorang pria keluar dari tendanya dan lari ke arah hutan.
"Setelah korban mengecek ke dalam tenda, ternyata kamera dan tas kecilnya sudah hilang," ungkap Kapolsek Abepura Kota, Kompol Decky Hursepuny didampingi Kanit Reskrim Iptu. Heri Suanto, SH., kepada wartawan, Senin (13/8).
Terkait laporan kasus pencurian yang menimpa ilmuwan Rusia tersebut, Kapolsek mengatakan telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan menangkapnya. "Anggota sudah kami sebar untuk menyelidiki kasus ini. Kami berharap pelaku dapat segera terungkap dan ditangkap," ujarnya.
Kapolsek mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan tidak adanya koordinasi dari instansi terkait soal adanya warga negara asing yang melakukan penelitian di Kali Kampwolker. Apalagi lokasi tersebut menurut Kapolsek merupakan salah satu daerah rawan terjadi tindak kriminal.
"Kami juga sudah meminta kepada saksi korban agar tidak lagi berkemah di lokasi tersebut, sebab daerah itu termasuk daerah rawan terjadi tindak kriminal," tambahnya. (jo/nat)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Hasil Jambret Buat Pesta Miras
Redaktur : Tim Redaksi