Telkom Bakal Gabungkan IndiHome dan Telkomsel

Kamis, 06 April 2023 – 17:26 WIB
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) akhirnya menyatukan dua anak usahanya, yakni Telkomsel dan IndiHome. Foto: Telkomsel

jpnn.com, JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) akhirnya menyatukan dua anak usahanya, yakni Telkomsel dan IndiHome.

Hal itu tercermin dari penandatanganan Perjanjian Pemisahan Bersyarat (Conditional Spin-off Agreement/CSA) dengan Telkomsel pada Kamis (6/4).

BACA JUGA: Ramadan dan Idulfitri 2023, Telkomsel Menghadirkan 173 Posko Siaga

IndiHome merupakan pemain fixed broadband terbesar di Indonesia yang dimiliki 100% oleh Telkom. 

Pemisahan usaha dan integrasi ini sejalan dengan inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC).

BACA JUGA: Telkomsel Memberikan Pelayanan Mudik Gratis untuk Para Pelanggan

Adapun penandatanganan perjanjian ini merupakan bagian penting dalam mengimplementasikan strategi TelkomGroup untuk menyediakan variasi layanan broadband terbaik, memperkuat bisnis, dan mewujudkan inklusi digital di Indonesia.

Proses integrasi layanan broadband untuk pelanggan ritel TelkomGroup adalah bagian dari tranformasi bisnis ‘Five Bold Moves’ untuk memperkuat posisi perusahaan," Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam siaran persnya, Jumat.

BACA JUGA: IndiHome Targetkan Kecepatan Internet 40 Mbps Rampung Tahun Ini

Telkomsel merupakan salah satu lini bisnis andalan Telkom yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan broadband lebih luas.

Nantinya, pelanggan dapat berpindah tempat dengan bebas, tanpa khawatir kehilangan layanan, demi mewujudkan inklusi digital.

Transformasi bisnis TelkomGroup juga membuka peluang perusahaan untuk beroperasi lebih efektif dan efisien, baik dari struktur bisnis perusahaan, alokasi modal, dan biaya operasional.

Integrasi ini juga sejalan dengan strategi Singtel untuk terus mengembangkan bisnis dan memperkuat komitmennya di Indonesia.

IndiHome memimpin 75,2% pangsa pasar di Indonesia, salah satu pasar fixed broadband dengan pertumbuhan tercepat di dunia dengan tingkat penetrasi sekitar 14%, dibandingkan dengan 40% di seluruh Asia Tenggara.

ARPU fixed broadband dikatakan enam kali lebih tinggi dari seluler di Indonesia, dan dengan meningkatnya tingkat kesejahteraan masyarakat, fixed connection pun dipastikan tumbuh signifikan.

Terkait pemisahan usaha (spin off) IndiHome ini, Telkomsel akan mengeluarkan sejumlah saham baru bagi Telkom. 

Nilai IndiHome mencapai Rp58,3 triliun (setara dengan S$5,1 miliar), sehingga mengakibatkan transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi material yang memerlukan persetujuan dari pemegang saham independen Telkom.

Bersamaan dengan integrasi ini, Singtel sepakat untuk menggunakan haknya untuk mengambil sebesar 0,5% saham baru di Telkomsel senilai Rp 2,7 triliun (setara dengan hingga S$236 juta) dalam bentuk tunai.

Hal ini menjadikan kepemilikan efektif Singtel di Telkomsel menjadi 30,1%, sementara kepemilikan Telkom di Telkomsel naik menjadi 69,9%.

Dengan strategi yang melibatkan IndiHome dan Telkomsel ini, maka Business to Consumers (B2C) di TelkomGroup akan sepenuhnya dikelola oleh Telkomsel, sedangka fokus operasional Telkom adalah Business to Business (B2B).

Inisiatif FMC diharapkan dapat memperkuat posisi TelkomGroup sebagai perusahaan telekomunikasi terintegrasi untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang terus berkembang dan menciptakan sinergi melalui jaringan pelanggan yang luas.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan Telkomsel antusias dengan pencapaian dalam proses kesepakatan spin-off yang mencapai tahap ini.

Bersama para pemegang saham pihaknya meyakini integrasi layanan IndiHome nantinya akan semakin memperkuat posisi Telkomsel di industri telekomunikasi dan digital di Indonesia.

Dia membuktikan keseriusan dalam memajukan dan memperluas portofolio bisnis, terutama di layanan Fixed Mobile Convergence (FMC).

Telkomsel berkomitmen untuk terus bergerak maju melampaui ekspektasi menghadirkan produk dan layanan terdepan kepada pelanggannya.

"Kami mengembangkan ragam inovasi layanan yang semakin terintegrasi, yang akan mengakselerasi pemerataan konektivitas digital yang inklusif dan berkelanjutan,” ucapnya. (ddy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... IndiHome Jawa Barat Bagi-Bagi Orbit Gratis Kepada Puluhan Pelanggan


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler