Tepatkan Cara Diet dengan Menghitung Jumlah Kalori per Hari?

Jumat, 05 Oktober 2018 – 23:16 WIB
Berat Badan. ILUSTRASI. FOTO: Laman Health

jpnn.com - Berapa banyak kalori yang harus Anda dapatkan dalam sehari?

Kalori sudah lama dianggap sebagai salah satu cara terbaik untuk melacak asupan makanan dan mempertahankan atau menurunkan berat badan. Tetapi beberapa ahli gizi mengatakan, kepercayaan umum tidak selalu benar.

BACA JUGA: Tak Cuma Olahraga, Makanan Ini Juga Bisa Bakar Kalori

Ahli diet berlisensi dan ahli gizi Keri Glassman mengatakan, secara umum orang harus menghindari menghitung kalori karena mendorong orang untuk fokus pada hal-hal yang salah.

"Saya benar-benar tidak pernah menghitung kalori karena itu bisa menciptakan kebiasaan yang tidak sehat," kata Glassman, seperti dilansir laman MSN, Kamis (4/10).

BACA JUGA: 6 Tanda Diet Anda Salah dan Berbahaya

Adapun masalah terbesarnya dari melakukan metode itu yakni mengambil fokus dari nutrisi.

Misalnya, seseorang yang menghitung kalori bisa makan sekantong kue rendah kalori dan sekaleng soda bebas kalori lantas merasa bahagia mereka telah mengonsumsi sejumlah kecil kalori.

BACA JUGA: Konsumsi 5 Jenis Makanan ini Supaya Fungsi Otak Tetap Oke

Padahal sebenarnya mereka tidak memberi tubuh nutrisi yang perlu untuk merasa kenyang atau berenergi. Lebih buruk lagi, mereka bisa mengonsumsi bahan yang tidak sehat.

"Anda bisa mengatakan soda diet tidak memiliki kalori, tetapi kita tahu bahwa orang yang minum soda lebih mungkin kelebihan berat badan daripada orang yang tidak," jelas Glassman.

"Itu bahkan tidak masuk ke rincian lainnya, seperti bagaimana pemanis buatan masih membuat Anda mengidamkan permen, karena mereka masih memengaruhi kadar insulin Anda," tambahnya. 

"Mereka mungkin memengaruhi microbiome Anda yang memengaruhi hormon-hormon kelaparan," tambah Glassman.

Penelitian juga menemukan bahwa ketika Anda membatasi asupan makanan secara drastis, maka metabolisme Anda bisa melambat. Jadi, menghitung kalori secara signifikan bisa memiliki efek berlawanan dari apa yang Anda cari.

Glassman juga mencatat bahwa sulit untuk menghitung kalori ketika Anda keluar untuk makan, karena Anda tidak tahu semua bahan dalam makanan dan membuatnya bahkan lebih bermasalah.

Kristin Kirkpatrick, seorang ahli diet, ahli gizi dan penulis, juga waspada terhadap metode penghitungan kalori.

"Menghitung kalori belum terbukti menjadi cara yang bagus untuk benar-benar mengatur berat badan," kata Kirkpatrick.

"Bahkan, sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa tidak masalah berapa banyak kalori yang dikonsumsi peserta, lebih tepatnya fakta bahwa mereka memakan makanan utuh," Kirkpatrick menjelaskan.

Jika Anda mencari cara yang bermanfaat untuk mempertahankan atau menurunkan berat badan, Glassman mengatakan Anda harus fokus pada makan makanan utuh, nyata atau makanan yang tidak diolah dan yang tidak dimurnikan.

Jika Anda makan berbagai sayuran, buah, lemak sehat dan protein tanpa lemak dan bahkan sedikit biji-bijian atau serat tinggi karbohidrat dari makanan seperti kentang, maka Anda akan mendapatkan proporsi nutrisi yang tepat.

Banyak ahli gizi mengatakan metode 'makan bersih' ini bisa membantu Anda merasa lebih berenergi, bahkan mempertahankan, kehilangan atau menambah berat badan tanpa mengorbankan nutrisi.(fny/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Benarkah Tidur Bisa Membakar Kalori?


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler