Terapi Hamil, Pasien Malah Diberi Pil Penggemuk Sapi

Rabu, 26 Februari 2014 – 16:04 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Hati-hati memilih klinik kesehatan. Klinik Hawa Murni diduga melakukan praktik fiktif. Klinik yang berlokasi di Mall Mangga Dua Square Lantai UG Blok B-165 itu dilaporkan telah menipu pasiennya sejak buka pada 2013. 

Klinik tersebut dikelola seorang terapis bernama Timotius Hengky alias Romo. Umumnya pasien yang berobat adalah ibu-ibu dan pasangan suami istri (pasutri) yang sulit mendapatkan keturunan. Soal metode pengobatan, Hengky menganjurkan agar pasien melakukan terapi sebanyak 14 kali. Pasien juga sangat dianjurkan mengonsumsi pil kesehatan seharga Rp 250.000. Namun, terapi kesehatan tersebut diduga abal-abal alias fiktif. 

BACA JUGA: Polisi Ambil Keterangan Anak Korban Penganiayaan

Pasutri Mimi dan Parmin mengaku telah ditipu. Mereka bermaksud ingin mendapat keturunan. Namun, tujuh bulan melakukan terapi, pasutri itu ternyata tidak mendapatkan hasil. 

Bermula dari ajakan seorang teman, mereka lalu mendatangi klinik tersebut untuk berobat. Saat proses pengobatan, Mimi tak mendapatkan perlakuan aneh atau mencurigakan. Namun, setiap selesai terapi, Hengky selalu melarang Mimi memeriksakan diri ke dokter. 

BACA JUGA: KPAI: Menowel Siswi saat Salaman Itu Pelecehan

Setelah tujuh bulan berobat tanpa hasil, rasa penasaran Mimi memuncak. Dia lalu melakukan cek ultrasonografi (USG) ke rumah sakit. Ternyata, terapi yang dilakukan selama ini sama sekali tidak membuat Mimi hamil. 

Menurut Mimi, seorang pasien bernama Anti habis sekitar Rp 20 juta. ''Ibu itu bolak-balik Jakarta-Bogor lho,'' katanya kemarin sore (25/2). 

BACA JUGA: Kepsek Genit Bilang, Goyangkan Jari Supaya Akrab

Dia menuturkan, saat menjalani proses terapi, dia mendapat pil kesehatan. Nafsu makannya bertambah setelah meminum pil itu sehingga dirinya terlihat lebih gemuk. Belakangan, setelah dia memeriksakan ke laboratorium Kimia Farma, ternyata pil yang diminumnya tersebut merupakan obat penggemuk sapi.

Kanitreskrim Polsek Pademangan Iptu Suseno Adi Wibowo mengatakan, pihaknya telah meringkus Hengky. Tersangka diduga telah melakukan penipuan dengan dalih sebagai ahli pengobatan. ''Terkait jumlah korban dan uang hasil kejahatannya, masih kita selidiki." (ary/oni/mas) 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kepsek Genit, Hobi Colek Paha Siswi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler