Terapi Kejiwaan Berujung Pembacokan, Mbah EH dan AT Jadi Korban

Sabtu, 29 Juli 2023 – 09:34 WIB
Petugas gabungan dari unsur TNI dan Polri yang dibantu warga tengah mencari keberadaan H yang menganiaya dua pria lansia pada Jumat, (28/7) yang menyebabkan korban mengalami luka berat. Antara/Aditya Rohman

jpnn.com, SUKABUMI - Terapi kejiwaan di Kampung Tanahputih, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Jumat (28/7) berujung petaka.

Seorang pemuda berinisial H (39) yang menjalani rukiah tiba-tiba mengamuk dan membacok Mbah EH (85) dan AT (57) menggunakan golok.

BACA JUGA: Brutal! Gerombolan Geng Motor Bacok Pedagang di Sukabumi, Ini Kata Polisi

Tim gabungan dari unsur TNI dan Polri memburu H, warga Kampung Tanahputih yang menganiaya Mbah EH dan AT.

"Informasinya pelaku melarikan diri ke arah perkebunan setelah mengamuk dan menggorok leher EH (85) dan membacok AT (57)," kata Kapolsek Kebonpedes Iptu Tommy Ghanhany Jayasakti di Sukabumi, Jumat.

BACA JUGA: Acara PKS di Bekasi Batal Gegara Izin Pakai Stadion Dicabut, karena Dihadiri Anies?

Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi, penganiayaan berawal saat korban EH merukiah pelaku di rumah H, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes.

Saat rukiah berlangsung, H tiba-tiba mengamuk lalu mengambil sebilah golok dari belakang rumahnya.

BACA JUGA: Anggota Densus 88 Bripda IDF Tewas Tertembak Senpi Rakitan Ilegal

Tanpa basa-basi, H pun menggorok leher EH sedangkan AT kena bacok pada pipi sebelah kanan setelah mencoba melerai.

Seusai mengamuk, H meninggalkan kedua korban di rumahnya dan melarikan diri ke arah perkebunan.

Warga sekitar yang mendengar adanya keributan di rumah H, langsung datang dan melihat kedua korban sudah tersungkur tak berdaya.

Sejumlah warga lantas mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Hingga saat ini kedua korban masih menjalani perawatan akibat luka parah yang dialaminya.

Polisi, TNI, dan Satpol PP setempat yang menerima laporan kejadian langsung meninjau lokasi kejadian.

Petugas gabungan yang dibantu warga pun hingga Jumat malam masih melakukan pencarian terhadap H.

Diduga, pelaku penganiayaan tersebut masih berada di wilayah Kecamatan Kebonpedes.

Polisi belum mengetahui motif H mengamuk dan menganiaya kedua korban.

"Kejadian itu saat H tengah menjalani terapi kejiwaan atau rukiah yang dilakukan oleh EH. Sementara AT saat kejadian tengah berada di rumah H," kata Tommy.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, aksi penyerangan yang dilakukan oleh H bukan yang pertama kalinya. Pelaku bahkan pernah ditangkap polisi terkait penganiayaan.

Konon dari hasil pemeriksaan kejiwaan, H diduga mengalami gangguan jiwa.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler