Terbitkan Saham Baru, LCGP Target Raih Rp 1,5 Triliun

Akuisisi Proyek Superblock di TB Simatupang

Senin, 08 April 2013 – 10:31 WIB
JAKARTA - Emiten properti PT Laguna Cipta Griya Tbk (LCGP) berencana melakukan penerbitan saham baru melalui Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) pada semester I tahun ini. Langkah itu diambil untuk mendanai rencana akuisisi dan kerja sama proyek pembangunan superblock di Jakarta Timur serta untuk modal kerja perseroan.

“Kami sudah layangkan penyampaian informasi ke Bursa Efek Indonesia pada Jumat (5/4) kemarin. Ini sebagai tindak lanjut MoU kami dengan PT Prima Jaringan pada 7 Desember 2012 untuk rencana akuisisi dan kerja sama pembangunan kawasan superblok integrasi di kawasan TB Simatupang, Jakarta Timur,” ujar Vice Chairman LCGP Danny Boestami kepada wartawan di Jakarta, Minggu (7/4).

Dari PUT II itu, pihaknya berharap bisa menghimpun dana sekitar Rp 1,25 triliun hingga Rp 1,5 triliun. Namun, dia enggan menyebutkan berapa harga saham yang akan diterbitkan. Tetapi, jika berdasarkan perhitungan jumlah saham beredar sebanyak Rp 1,4 miliar dengan hak pembelian pemilik saham lama sekitar 2,5 hingga tiga kali lipat, maka harga nominal sekitar Rp 350 per lembar.

Danny melanjutkan, proyek superblock bernama “Eureka” itu merupakan kawasan integrasi seluas 20 hektare yang terdiri dari kawasan komersial, residensial, hotel, perkantoran, gedung pertemuan, apartemen, rumah sakit, sekolah, dan pusat perbelanjaan. “Lahannya tahun lalu sudah dibeli PT Prima Jaringan dengan dana Rp 1,2 triliun,” kata dia.  

Presiden Direktur PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi mengatakan, saat ini bisnis properti di Jakarta tumbuh sangat pesat. Bahkan, ujar Lukman, berdasarkan analisa PriceWatershouseCoopers (PwC), dari daftar 15 negara di Asia Pasifik, Jakarta merupakan kota nomor satu untuk prospek investasi paling tinggi di bidang properti.

Setelah Jakarta, posisi kedua hingga kelima adalah Kota Shanghai (Tiongkok), Singapura (Singapura), Sydney (Australia), dan Kuala Lumpur (Malaysia). Jakarta juga nomor satu untuk investasi pengembangan kota. Padahal, tahun 2011, posisi Jakarta masih di urutan ke-14.   

“Properti di Jakarta berkembang pesat, sedangkan harganya masih rendah. Makanya, Jakarta menjadi kota paling dibidik tahun ini untuk pengembangan investasi di bidang properti . Berdasarkan itulah, maka kami mempercepat pembangunan superblock Eureka. Kami targetkan, dalam delapan tahun ke depan proyek ini bisa selesai,” kata dia.

Berdasarkan catatan, LCGP adalah pengembang properti yang tengah membangun lahan seluas 77,16 ha di Palembang melalui anak usahanya PT Dian Sakti. Selain itu, perusahaan juga merupakan pengembang perumahan seluas 4,16 ha di Cilegon, Banten. (bir)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Waspada Saat Berinvestasi Emas

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler