Terganggu Debu, Rifat Sungkar di Posisi 5

Minggu, 25 Agustus 2013 – 17:19 WIB

jpnn.com - DETROIT LAKES -- Pereli Indonesia Rifat Sungkar tampil tidak mengecewakan pada hari pertama Ojibwe Rally di Amerika, Sabtu (24/8). Menyelesaikan 6 Special Stage, Rifat berhasil mencatatkan waktu 1 jam 19 menit dan 20 detik dan berhak di posisi 5.

Memulai SS1 Parkway dengan urutan start ke 6, pereli Rifat Sungkar langsung berhadapan dengan kondisi yang tidak menguntungkan. Bersama navigator Steve Lancester, Rifat langsung berhadapan dengan debu yang sangat tebal.

BACA JUGA: Persiram Merasa Sudah Juara

"Walaupun jarak antarpeserta adalah 2 menit, debu dari mobil lebih dulu tetap tidak hilang. Permasalahannya adalah karena tidak ada angin dan di bawah pepohonan, jadi debunya tidak bergerak," kata Rifat dalam rilis yang disampaikan ke wartawan, Minggu (25/8).

Di SS1 ini, Rifat sempat harus berhenti sampai 5 kali karena tidak dapat melihat jalan di depannya. Bahkan di SS2 Karen Freund, Rifat harus berhenti sampai 8 kali, sehingga hanya bisa mencatatkan waktu 14 menit 29 detik, dan berada di posisi ke 10.

BACA JUGA: Modal Persija Lawan Persib

Menyelesaikan paruh pertama sebanyak 3 Special Stage, tim mekanik dari Libra Racing langsung mempersiapkan kendaraan untuk melakukan reli malam.Sayangnya, permintaan tersebut tidak dikabulkan oleh pihak panitia.

Memasuki SS4 Kabekona sepanjang 17,72 km, menggunakan 4 buah lampu sorot, Rifat dan Steve berharap keadaan akan menjadi lebih baik. Tetapi apa yang diharapkan tidak terjadi. Karena hari sudah gelap, pereli yang start lebih dahulu, kecepatannya berkurang, sehingga debu yang beterbangan pada saat kendaraan  melintas, menjadi semakin tebal.

BACA JUGA: Jadi Model Label Sendiri

"Di dalam SS tadi, sinar lampu dari kendaraan seperti menyorot tembok debu, sama sekali tidak bisa melihat apa-apa," kata Rifat.

Akibatnya, kendaraan mengalami overshoot, keluar jalur, tetapi untungnya kendaraan dapat berhenti persis di antara 2 pohon besar dan tidak menabraknya.

Masalah debu ini, juga dikeluhkan oleh David Higgins, Antoine L’Estage dan para pereli lainnya. Hanya Ken Block, sebagai pereli dengan urutan start pertama yang tidak mengalaminya.

Di SS5 Refuge, keadaan juga tidak menjadi lebih baik. Di SS6, Steamboat sepanjang 17,08 km, Special Stage  dimulai dengan lintasan  berkontur, kemudian dilanjutkan dengan jalanan yang berkelok-kelok. Di SS6 ini, terdapat beberapa bagian yang terbuka, tidak tertutup pohon, akibatnya debu yang beterbangan tidak setebal di special stage sebelumnya.

Rifat berusaha meningkatkan kecepatan kendaraannya, sehingga  akhirnya berhasil menyelesaikan SS6 ini dengan catatan waktu 13 menit 37 detik. Sementara itu, di klasemen umum, pereli Amerika, Ken Block berhasil menjadi yang tercepat di 5 dari 6 Special Stage yang dipertandingkan. (abu/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Buru Gol Liga Pertama


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler