Terlalu Dini untuk Melihat Titik Lemah Bali United

Sabtu, 25 Maret 2017 – 02:12 WIB
Ilustrasi sepak bola. Foto: AFP

jpnn.com, DENPASAR - Bali United terus menggenjot latihan di Lapangan Banteng, Seminyak Kamis pagi (23/3). Ini dilakukan untuk persiapan menuju Trofeo Bali United yang akan digelar Sabtu mendatang (1/4).

Disanalah titik lemah Serdadu Tridatu bisa diketahui dengan jelas. Apalagi, 14 hari usai trofeo, Liga 1 juga sudah bergulir.

BACA JUGA: Hak Siar Liga 1 2017 Sudah Mengerucut ke Satu Grup TV

Pelatih Bali United, Hans Peter Schaller, mengatakan masih terlalu dini untuk melihat apa yang menjadi titik lemah Bali United selama masa kepemimpinan dirinya.

“Sebenarnya, itu terlalu dini karena kami hanya memainkan satu pertandingan uji coba saja sejauh ini. Kami akan melihatnya usai trofeo,” bebernya.

BACA JUGA: Selain Striker Asing, Persija Juga Rekrut Pemain Timnas

Setelah melakoni trofeo, pelatih berusia 54 tahun ini mengatakan akan memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

“kami harus segera melihat kelemahan kami dan saya harus tahu apa yang harus segera diperbaiki,” bebernya.

BACA JUGA: Bali United Tak Berdaya di Kandang Elang Jawa

Ketika disinggung bagaimana performa anak asuhnya dalam laga uji coba kontra PSS Sleman dan pada Piala Presiden 2017 lalu, dia tidak bisa menyalahkan satu atau dua pemainnya.

Dia menilai, ketika melawan PSS sebenarnya tidak ada taktik yang salah. Hanya beberapa kesalahan yang dilakukan oleh para pemainnya.

Namun, pelatih berpaspor Austria ini enggan untuk menyebut nama pemain itu.

Apakah ini juga termasuk untuk mengubah target lima besar yang direncanakan sejak awal dan menjadi target dari CEO Bali United Yabes Tanuri?

Peter Schaller mengungkapkan masih belum bisa menargetkan secara nyata agar Bali United bisa berada di posisi lima besar di akhir musim nanti.

Dia mengatakan, sejauh ini timnya masih melakukan proses untuk bisa lebih baik lagi.

Tetapi, mantan Pelatih Timnas Laos ini mengungkapkan, ke depan Bali United akan menjadi tim yang selalu mengakhiri liga di posisi lima besar.

“Kami masih terus berbenah. Di awal, saya bilang jika di masa depan Bali United akan terus berada di lima besar. Selalu, dan itu yang saya bilang. Yang jelas, saya berharap kami bisa lebih baik dari musim lalu,” imbuhnya.

Musim lalu Bali United memang berada di peringkat 12 klasemen akhir. Target yang benar-benar bisa dilakukan Bali United di musim ini sebenarnya adalah berada di peringkat 10 besar klasemen akhir liga.

“Kamu tahu, dalam dua tahun terakhir ini Bali United selalu berada di bawah 10 besar. Itu akan jadi cukup sulit. Tapi seandainya musim lalu Bali United berada di peringkat enam atau tujuh, mungkin target nyata musim ini bisa di lima besar,” terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, CEO Bali United, Yabes Tanuri mengaku tetap optimistis Bali United berada di peringkat lima besar di Liga 1 nanti.

“Saya masih tetap optimis. Waktu kalah lawan PSS kan itu hanya uji coba dan belum bisa menjadi patokan kekuatan sebenarnya bagi Bali United,” terangnya.(lit/rid)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Myanmar Bagus dan Pernah ke Piala Dunia U-20 tapi...


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler