Terminal Amplas Akan Dijadikan Seperti Mal, Keren Banget

Minggu, 05 Januari 2020 – 16:40 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi saat melakukan peninjauan di terminal Terpadu Amplas Medan. Foto: Nur Aprilliana Br Sitorus/Antara

jpnn.com, MEDAN - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menargetkan waktu satu tahun untuk melakukan revialisasi Terminal Bus Tipe A Amplas di Medan, Sumatera Utara.

“Di masa datang, kami ingin angkutan massal seperti bus menjadi angkutan umum yang utama. Untuk itu, terminal Amplas harus diperbaiki secara bertahap. Rencana perbaikan satu tahun,” kata Menhub usai meninjau langsung Terminal Amplas, Sabtu (4/1).

BACA JUGA: Menhub: Sudah Bisa Beroperasi Normal Kembali

Menhub mengatakan akan mengembangkan terminal Terpadu Amplas Medan menjadi lebih modern dengan beragam fasilitas modern. Nantinya, terminal bus akan menjadi seperti mal yang dilengkapi dengan fasilitas hotel. Di mana pengunjung yang datang tidak hanya transit dan naik bus saja, tetapi juga bisa beristirahat di terminal.

“Jadi terminal lebh bersih, rapi, dan pelayanan ramah. Intinya, kami ingin menjadikan bus sebagai angkutan massal utama, pelayanan harus baik dan bus-busnya bagus,” tuturnya.

BACA JUGA: Menhub: Jangan Asal Murah

Untuk meningkatkan kualitas layanan bus, Menhub juga akan menerapkan sistem baru yakni sistem penjualan tiket bus secara online. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya penipuan dan calo serta memudahkan masyarakat saat membeli tiket.

“Dengan online masyarakat dapat lebih mengatur waktunya. Apabila bus berangkat jam 3, mereka bisa datang ke sini jam 2. Tetapi kalau tidak online, mereka datang lebih awal dan akan menunggu lama karena tidak ada kepastian mendapatkan tiket. Calo pun tidak akan ada lagi. Ini suatu edukasi yang perlu sistematis kami lakukan,” jelasnya.

BACA JUGA: Menhub: Januari 2020 Pembebasan Lahan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ditargetkan Selesai

Selain itu, kata Menhub, harus dilakukan penegakkan hukum atau law enforcement agar tidak ada lagi operator bus yang mengangkut penumpang tidak di terminal resmi, seperti di Pool PO Bus atau terminal bayangan. Secara bertahap, bus-bus dipindahkan ke Terminal Amplas sambil terminalnya diperbaiki.

“Bus harus ditarik ke sini (Terminal Amplas). Karena makin ramai makin baik, makin banyak yang mau ke sini. Tetapi kalau di sini hanya ada bus-bus jelek, sementara yang bagus maunya eksklusif dan tidak mau ke sini kan repot,” ujarnya.

“Dengan bus-bus datang ke sini akan semakin memudahkan masyarakat. Contohnya orang dari Jambi, tetapi dia ingin ke Aceh bisa melakukan pergantian (bus) di sini. Itu bagus,” sambung Menhub.

Terminal Tipe A Amplas memiliki luas lahan lebih kurang 2,1 hektar. Terminal ini melayani trayek antar kota antar provinsi (AKAP). Terminal ini juga melayani rute ke Bandara Kualanamu. (ant/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler