Ternate Berduka, Dewan Pelesir ke Jakarta

Jumat, 11 Mei 2012 – 02:20 WIB

TERNATE – Disaat warga lagi dilanda bencana, sikap tak populis  diperlihatkan anggota DPRD Kota Ternate. Kamis (10/5), anggota badan musyawarah (Banmus) DPRD Kota Ternate yang terdiri dari ketua dan dua wakil ketua, serta unsur pimpinan komisi, fraksi dan alat kelengkapan dewan lainnya yang berjumlah sekitar 12 orang, bertolak ke Jakarta.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris DPRD Kota Ternate, Syafia M Nur, menuturkan kepergian mereka ke Jakarta adalah untuk berkonsultasi soal pelaksanaan UU Nomor 15 tahun 2011 atas perubahan UU Nomor 2 tahun 2008 tentang Partai Politik yang berkaitan dengan proses pergantian antara waktu (PAW).

Sikap anggota dewan yang keluar daerah saat bencana, mendapat kecamatan dari berbagai pihak. “Ini sikap tak terpuji, disaat Ternate dilanda musibah sampai memakan korban, justru anggota dewan berangkat ke Jakarta,” kata Ketua Lembaga Pemantau Kebijakan Publik (LPKP) Kota Ternate, Jufri M. 

Hal yang sama juga disampaikan beberapa warga yang sempat ditemui Malut Post (JPNN Group).  Mereka menilai anggota DPRD tak punya empati terhadap korban banjir. "Saya hampir seharian berada di sini tapi tak melihat salah satu anggota DPRD pun yang datang ke sini" kata salah satu warga Dufa-dufa. Sebelumnya, hujan yang mengguyur Kota Ternate sejak Selasa (8/5) malam kembali membawa petaka.

Banjir lahar dingin yang menerjang sejumlah wilayah di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara menelan korban jiwa. Dilaporkan, empat orang meninggal dunia dan 10 orang dinyatakan hilang.  Sementara sedikitnya, 188 rumah warga rusak akibat banjir yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIT dini hari, Kamis (10/5). (onk/awa/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Masyakarat Siap Blokir Alur Sungai Angkutan Batubara


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler