Terpaksa, Mendagri Lantik Bupati Konsel di Jakarta

Senin, 22 Februari 2016 – 22:08 WIB
Tjahjo Kumolo. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memutuskan akan melantik pasangan Surunuddin Dangga – Arsalim sebagai Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, di Gedung Kemendagri, Selasa (23/2). 

Keputusan terpaksa diambil agar tidak terjadi stagnasi pemerintahan di daerah dan memberi kepastian hukum. Karena sebelumnya Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam tak bersedia mengajukan usulan pelantikan dengan alasan Arsalim belum mengajukan surat pengunduran diri dari statusnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

BACA JUGA: Draft Revisi UU Pilkada Segera Masuk Senayan

Akibatnya, pasangan ini gagal dilantik pada Rabu (17/2) lalu. Padahal KPU sebelumnya telah menetapkan pasangan Bupati Konawe Selatan terpilih.

"Syarat sudah dipenuhi, namun Gubernur Sultra tak melantik dengan alasan kurang lengkap. Selanjutnya Ketua DPRD Konawe Selatan menyampaikan ke Mendagri. Dasarnya Pasal 160 ayat 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota," ujar Tjahjo, Senin (22/2) malam.

Dalam pasal tersebut kata Tjahjo, disebutkan pengangkatan pasangan calon kepala daerah dilakukan berdasarkan penetapan kepala daerah terpilih oleh KPU dan disampaikan oleh DPRD kepada mendagri melalui gubernur. Syarat ini telah dipenuhi.

Kemudian pada pasal 164 UU Pilkada juga disebutkan, pelantikan dilaksanakan di ibukota provinsi. Namun dalam hal gubernur dan wakil gubernur berhalangan tak dapat melakukan pelantikan, Mendagri dapat mengambil alih kewenangan gubernur sebagai wakil pemerintah pusat.

"Jadi dengan dasar ini semua, Mendagri meminta izin untuk melantik. Karena SK-nya yang membuat kan Mendagri. Karena itu kami minta izin ke presiden. Sebelumnya secara lisan juga sudah disampaikan," ujarnya.

Tjahjo juga mengatakan Gubernur Sultra Nur Alam akan datang ke Jakarta pada Selasa (23/2). Tujuan utamanya bukan untuk menghadiri pelantikan, namun ingin bertemu secara khusus dengan Mendagri.

Menurut Tjahjo, nantinya dalam pertemuan perwakilan Kemendagri akan menanyakan alasan Nur Alam tak mau melantik.

"Besok (Selasa,red) akan kemari (Gubernur Sultra,red) kami jelaskan. Dasarnya ini, kenapa tak melantik," ujar Tjahjo.(gir/jpnn)

BACA JUGA: Menang Pilkada, Belum Dilantik, Menyerahkan Diri

BACA JUGA: Pengamat tak Yakin Pemilihan Ketum Golkar Bebas Politik Uang

BACA ARTIKEL LAINNYA... Yusril Mulai Diperhitungkan Sebagai Kuda Hitam


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler