Terseret Arus Sungai, Bocah Perempuan di Sumenep Belum Ditemukan

Minggu, 20 Maret 2022 – 20:47 WIB
Pencarian bocah terseret arus sungai di Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (20/3/2022). ANTARA/HO-Polres Sumenep

jpnn.com, SUMENEP - Seorang bocah perempuan berusia 7 tahun yang terseret arus sungai di Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (19/3) sekitar pukul 16.45 WIB masih belum ditemukan hingga Minggu (20/3). 

Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban bernama Talita, warga Dusun Panggulan, Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, Sumenep, itu.

BACA JUGA: Terseret Arus Batu Mopang, Raki Menghilang, Tiga Hari Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

"Saat kejadian, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, polisi, TNI dan masyarakat di sekitar lokasi langsung melakukan pencarian dan dilanjutkan hari ini, akan tetapi korban belum ditemukan," kata  Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti di Sumenep, Minggu (20/3). 

Musibah yang menimpa anak itu terjadi saat korban pulang dari tempatnya mengaji tak jauh dari rumahnya.

BACA JUGA: Raki Hilang Terseret Arus Batumopang

Korban pulang bersama tante dan neneknya.

Kala itu, korban yang memiliki nama lengkap Vidya Talitatus Sofiyah melewati jalan yang tergenang air akibat luapan banjir air sungai. 

BACA JUGA: Terseret Arus Saat Menggelar Ritual di Pantai Payangan, 11 Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Korban terjatuh, lalu terseret arus sungai yang sangat deras.

Nenek korban Hasanah dan tantenya yang bernama Eva, sempat berupaya menolong Talita.

Namun, karena arus sungai yang sangat kuat, membuat upaya keduanya gagal.

"Saat itu, kedua orang ini langsung berteriak minta tolong. Warga langsung berdatangan, akan tetapi Talita tetap tidak ditemukan," kata Kepala Desa Kebundadap Timur, Budiono.

Keterangan Budiono ini berbeda dengan yang disampaikan Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti.

Ia menyebutkan, korban bukan tergelincir dari genangan air di jalan, akan tetapi terhempas arus deras sungai yang datang secara tiba-tiba saat hendak menyeberang sungai.

"Jadi, begitu sampai di tengah sungai, banjir datang secara tiba-tiba. Ketiganya sempat terseret, yakni nenek dan tante korban, akan tetapi keduanya selamat sedangkan Talita tidak tertolong," katanya menjelaskan.

Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang mengguyur Kabupaten Sumenep mulai pagi hingga sore hari. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler