Tertipu Pesan Berantai, Kapolsek Ini Mencak-mencak

Sabtu, 29 November 2014 – 18:34 WIB
Tertipu Pesan Berantai, Kapolsek Ini Mencak-mencak. Foto Fajar Online/JPNN.com

jpnn.com - MAKASSAR - Informasi pembunuhan di Antang Raya, 29 November 2014 ternyata hanya sampah. Kapolsek Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kompol Akbar Setiawan yang saat mendengar informasi tersebut langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi sesuai informasi yang disebar melalui BBM itu.

Namun hingga pukul 12.30 Wita tadi, tidak ada tanda-tanda adanya peristiwa sesuai informasi yang beredar tersebut.

BACA JUGA: Bu Lurah Bilang, Bantuan PSKS Hanya Ganti Nama Saja

“Saya sudah kasih turun anggotaku. Kukasih tinggal juga tamuku dari Jakarta, hoax ji ternyata,” gerutu Akbar yang tengah rehat usai melakukan penelusuran di sekitar Antang Raya seperti yang dilansir Fajar Online (Grup JPNN.com)

Selain Kapolsek Manggala, informasi tersebut juga berhasil mengelabui Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Pol Endi Sutendi dan Tim Forensik Dokpol RS Bhayangkara. Tim dokter sudah bersiap melakukan pemeriksaan mayat di kamar jenazah sejak diturunkan informasi tersebut.

BACA JUGA: Banyak yang Nilainya Jeblok, 13 Formasi CPNS Tak Terisi

“Sudah siap-siap mau visum. Ternyata TKPnya di Jakarta,” kelakar dokter forensik RS Bhayangkara melalui status BBM-nya, Sultan Bharaduta. (ver/fajar online)

BACA JUGA: Honorer Ingin Gajinya Sama dengan PNS

BACA ARTIKEL LAINNYA... Banjir Sudah Muncul, Warga Kota Manado Galau


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler