Terungkap Pelaku Pembunuhan Wanita di Pandeglang, Ternyata Anak Polisi

Kamis, 16 Februari 2023 – 04:51 WIB
SL (21) wanita berparas cantik asal Pandeglang yang menjadi korban pembunuhan. Foto: Tangkap Layar Instagram amm_elisaa (korban)

jpnn.com, PANDEGLANG - Orang tua SL (21), wanita asal Pandeglang, Banten, korban pembunuhan meminta pihak kepolisian objektif menangani kasus yang menghilangkan nyawa buah hatinya.

SL ditemukan tidak bernyawa pada Rabu malam (8/2) sekitar pukul 22.30 WIB di semak-semak Lingkungan Saruni, Majasari, Kabupaten Pandeglang setelah ditikam menggunakan kloset bekas oleh mantannya, RA (21).

BACA JUGA: Pembunuhan Sadis Wanita Cantik, Korban Dipukul Kloset

Kematian SL menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban.

Orang tua SL, Tubagus Hadi Mulyana menyebut pelaku merupakan anak seorang polisi yang bertugas di daerah Lebak.

BACA JUGA: Siapa Kenal dengan Wanita Cantik Ini? Kasusnya Parah

"Kami berharap pihak kepolisian objektif. Meskipun kami tahu dengar pelaku ini anak polisi aktif di Banjarsari (Kabupaten Lebak, red)," ucap Hadi dilansir dari JPNN Banten, Rabu (15/2).

Tubagus Hadi mengatakan mempercayai sepenuhnya kasus ini diserahkan kepada pihak kepolisian.

BACA JUGA: Anak Bandar Narkoba Marah, Polisi Ditusuk Samurai

"Kami percayakan kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. Jadi, apakah (pembunuhan, red) direncanakan mereka yang lebih mengetahui," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan SL ditemukan tewas di semak-semak lingkungan Saruni, Kecamatan Majasari.

Mayat LS ditemukan warga pada Rabu malam (8/2) sekitar pukul 22.30 WIB.

Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah mengatakan LS korban pembunuhan.

"Pelaku yang membunuh berinisial RA (21) ditangkap di rumahnya setelah 30 menit dari waktu kejadian," ucap Belny, Kamis (9/2).

Belny menjelaskan motif pelaku membunuh LS lantaran kesal, karena RA menduga korban telah berselingkuh.

Sebelum terjadinya insiden tersebut, pelaku dengan korban sempat cekcok di sekitar Stadion Badak Pandeglang. 

Emosi tidak terbendung, pelaku kesal hingga mencekik serta menutup mulut korban.

Korban sempat melakukan perlawanan hingga keduanya terjatuh ke kebun milik warga.

"Sampai pada akhirnya pelaku refleks memukul korban sebanyak dua kali menggunakan serpihan kloset yang ada di tempat kejadian perkara (TKP)," ujarnya.

AKBP Belny menjelaskan setelah dihujani kloset beberapa kali korban tidak berdaya lagi, kemudian pelaku langsung meninggalkan TKP.

"Kemudian pelaku mengambil tas milik korban yang berisi telepon seluler dan laptop. Atas kejadian tersebut korban meninggal dunia," ujar dia. (mcr34/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Tim SAR Masih Evakuasi Penumpang


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler