TERUNGKAP: Sebagian Besar Suporter PS TNI Masuk Tanpa Tiket!

Kamis, 26 Mei 2016 – 07:59 WIB
Salah seorang suporter Persegres Gresik United yang diserang suporter PS TNI. FOTO: JAWA POS

jpnn.com - GRESIK – Ada fakta menarik yang baru saja terungkap di balik kericuhan suporter yang terjadi pada laga Indonesia Soccer Championship (ISC) A antara Persegres dan PS TNI di Stadion Tri Dharma, Gresik, Minggu lalu (23/5). Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Choirul Anam mengungkapkan bahwa sebagian besar suporter PS TNI ternyata masuk ke stadion gratisan alias tanpa tiket.

Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Choirul Anam mengungkapkan, pihaknya menyediakan seribu tiket kelas ekonomi untuk suporter PS TNI. Namun, itu tidak diberikan cuma-cuma. Suporter PS TNI harus membayar tiket tersebut seperti suporter-suporter lain. 

BACA JUGA: Fakta Mengejutkan di Balik Kerusuhan Suporter di Gresik

Dari jumlah itu, yang dikembalikan ke panitia 517 tiket. Itu berarti, yang dibeli suporter PS TNI adalah 483 tiket.

’’Namun, dari hasil penghitungan panitia yang berjaga di pintu masuk suporter PS TNI, yang datang mencapai 1.800 orang,’’ kata Anam yang ditemui di kantor sekretariat Persegres Gresik United kemarin (25/5). 

BACA JUGA: Penjelasan Ketua Tim Investigasi Kerusuhan Suporter di Gresik

Artinya, ada lebih dari 1.300 suporter PS TNI yang masuk stadion tanpa tiket.

Harga tiket ekonomi pada pertandingan itu adalah Rp 20 ribu per lembar. Seharusnya suporter PS TNI paling tidak membayar tiket Rp 36 juta. Namun, yang diterima panitia hanya Rp 9.660.000. 

BACA JUGA: Tak Ada Tempat Sebaik di Real Madrid

Karena itu, apabila dihitung, kerugian panitia dari kasus tersebut lebih dari Rp 26 juta. (rah/ben/c17/tom)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Abbiati Ungkap Penyebab Kegagalan Milan Ke Eropa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler