Terus Meroket, Sebegini Harga TBS Sawit di Riau Sepekan ke Depan

Selasa, 28 November 2023 – 17:00 WIB
Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit sepekan ke depan. Foto Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, PEKANBARU - Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Provinsi Riau sepekan ke depan mengalami kenaikan menjadi Rp Rp 2.631,36 per kilogram.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Provinsi Riau Defris Hatmaja mengatakan tim penetapan harga telah melaksanakan rapat penetapan pada Selasa (28/11).

BACA JUGA: Naik Lagi, Sebegini Harga TBS Sawit di Riau Sepekan ke Depan

Berdasarkan hasil penetapan harga TBS kelapa sawit penetapan minggu ke 47 tahun 2023, periode 29 November sampai dengan 5 Desember 2023, telah menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh tim.

Untuk Kenaikan harga tertinggi berada dikelompok umur 9 tahun sebesar Rp 6,65 per kilogram atau mencapai 0,25 persen dari harga minggu lalu.

BACA JUGA: Sebegini Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Dalam Sepekan ke Depan, Naik Lagi

“Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp 2.631,36/Kg dan berlaku untuk periode satu minggu kedepan, dengan harga cangkang berlaku untuk satu bulan kedepan dengan sebesar Rp 18,20 per kilogram,” jelas Defris kepada JPNN.com.

Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan kedepan yaitu 91,93 oersen, harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp 53,70 dan kernel minggu ini turun sebesar Rp 93,82 dari minggu lalu.

“Ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan, berdasarkan permentan nomor 01 tahun 2018 pasal 8 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN,” lanjutnya.

Harga rata-rata kernel KPBN periode 20 - 26 November 2023 adalah sebesar Rp 5.421,83 per kilogram.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra swadaya mengalami kenaikan,” jelas Defris.

Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga CPO dan kernel.

Sedangkan sistem tata kelola penetapan harga TBS Provinsi Riau semakin membaik.

Membaiknya tata kelola penetapan harga merupakan upaya yang serius dari seluruh stake holder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau.

“Kerja sama program jaga zapin adalah komitmen bersama yang akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” pungkas Defris. (mcr36/jpnn)


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Rizki Ganda Marito

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Harga TBS   sawit   CPO   Harga CPO   petani  

Terpopuler