Terus Persoalkan DPT dan IT KPU, Amien Mengaku Tak Mendelegitimasi Pemilu

Rabu, 10 April 2019 – 06:29 WIB
Amien Rais. Foto: Dok. JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menilai daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 masih invalid. Namun, ketua MPR 1999-2004 itu mengaku tidak sedang mendelegitimasi pemilu dengan mempersoalkan DPT.

Berbicara pada diskusi bertajuk DPT Bermasalah: Pemilu 2019 Berpotensi Chaos!  di ruang rapat Komisi II DPR, Senayan, Jakarta, Jakarta, Selasa (9/4), Amien mengatakan, upayanya adalah ikhtiar terakhir karena pemungutan suara makin dekat. “Bahan-bahan pemilu dalam hal ini DPT itu masih memuat data yang tidak wajar. Invalid,” kata Amien.

BACA JUGA: HKBP Gelar Doa Pemberangkatan Calon Anggota Legislatif

Baca juga: Enggan Lapor ke MK, Amien Rais Pilih People Power

Mantan ketua umum PAN itu mengaku dituding mendelegitimasi KPU lantaran getol mengekspose persoalan DPT. Padahal, kata Amien, kritiknya terhadap persoalan DPT justru sebagai upaya menjadikan hasil pemilu mendatang punya legitimasi.

BACA JUGA: Pemilih Sakit Tak Bisa Datangi TPS? Silakan Hubungi Petugas KPPS

“Bukan mendelegitimasi pemilihan umum itu,” tegasnya dalam diskusi yang dihadiri dua wakil ketua DPR, Fadli Zon dan Fahri Hamzah, serta mantan anggota KPU Chusnul Mariyah itu.

Ketua Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga S Uno (BPN Prabowo - Sandi) itu juga menyinggung soal informasi teknologi (TI) yang dipakai KPU. Amien meyakini ada persoalan pada IT lembaga penyelenggara pemilu itu.

BACA JUGA: NCID: Gerindra Berpeluang Besar Salip PDIP

“Saya sudah langsung berulang kali menyatakan bukan ahli IT, saya bukan ahli database, tetapi memang sering saya katakan bahwa memang ada genderuwonya itu, ada sontoloyonya,” papar Amien.

Baca juga:

Tak Mau Rekap Suara Pemilu di Hotel Borobudur, Amien: Banyak Jin, Banyak Genderuwo

Bagaimana Jika Rekap Suara Pemilu 2019 di Rumah Amien Rais Saja?

Karena itu Amien juga mewanti-wanti KPU agar jujur dan adil dalam menghitung suara hasil Pemilu2019. “Kalau tidak mau, berarti ada maksud-maksud misterius yang menambah kecurigaan kami,” ungkapnya.(boy/jpnn)
 

BACA ARTIKEL LAINNYA... HNW: KPU Harus Terbuka Selesaikan 17 Juta DPT Bermasalah


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler