Tewas Ditikam di Depan Anak Kandung

Kamis, 02 Agustus 2012 – 08:43 WIB

MEDAN-Keluarga korban pembunuhan,  dikawasan pasar X Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli, enggan berkomentar banyak terkait kematian korban Harigiyono alias Ang (45).

Korban yang berdomisili di pasar XI Helvetia ini, tewas setelah dikeroyok puluhan orang didepan anak kandungnya, Rabu sore (1/8), sekitar pukul 15.00 WIB.
Sebagaimana dikisahkan Adit (21) keponakan korban di instalasi jenazah RSUD dr Pirngadi Medan.

Siang sebelum kejadian, korban bersama kelima teman dan anaknya Topan (4), tengah duduk dilokasi kejadian atau tepatnya tanah garapan yang diduga sebagai pemicu konflik. Saat itu korban, beserta teman dan anaknya didatangi puluhan orang lengkap dengan senjata tajam.

"Tanpa basa-basi pamanku dan kawannya siang itu langsung dikeroyok bahkan didepan anak kandungnya sendiri. Karena gak seimbang mereka sempat lari, tapi saat itu paman aku berhasil ditahan orang itu dan gak bisa menyelamatkan diri,"ujar Adit yang mengakui jika korban memiliki dua anak kandung dan seorang anak tiri.

Saat itu sambung Adit, korban Harigiyono tidak hanya dipukuli namun juga ditikam dibagian rusuk kanannya. Akibatnya, korban mengalami pendarahan hebat dan tewas di lokasi kejadian.

Sementara anaknya saat itu menyaksikan langsung kekejaman yang dialami ayah kandungnya. "Karena dia anak-anak makanya dibiarkan sama pelaku, tapi anaknya saat itu melihat langsung kayakmana ayahnya dipukuli para pelaku," terang Adit.

Sementara paman korban yang turut mengantarkan jasad korban ke RSUD dr Pirngadi Medan, tidak mau memberikan komentar apapun. Bahkan saat disinggung jika konflik dipicu terkait perebutan lahan garapan, lagi-lagi paman korban bungkam. Pantauan di instalasasi jenazah, keluarga korban lebih memilih menghindari wartawan saat akan dikonfirmasi. (uma)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Diancam Pencuri Pakai Parang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler