Kualifikasi Piala Asia U-16

Thailand Jago Memancing, Fakhri Minta Pemain Jaga Emosi

Rabu, 20 September 2017 – 12:14 WIB
Timnas U-16 Indonesia bersiap ke Piala AFF. Foto: Wahyudin/Jawa Pos

jpnn.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini menganggap Thailand sebagai tim terkuat yang harus dihadapi oleh pemain-pemainnya di Kualifikasi Piala Asia 2018 Grup G.

Namun, dia meminta Rendy Juliansyah dkk tak inferior di hadapan tim Gajah Putih.

BACA JUGA: Fakhri Sebut Thailand Tak Banyak Berubah

Dia justru meminta para penggawanya bermain dengan cerdas dan terus menjaga fokus selama 90 menit agar tak kecolongan dan tak mudah terkecoh dengan gaya main tim yang dilatih oleh Salvador Garcia tersebut.

Selain itu, satu hal penting lain yang diwanti-wanti terus menerus kepada para penggawa tim Garuda Asia itu adalah agar tidak mudah terpancing emosinya.

BACA JUGA: Warning dari Striker Thailand untuk Timnas U-16 Indonesia

Sebab, pemain Indonesia terlalu mudah emosi saat melawan Thailand seperti yang ditunjukkan Timnas U-22 di ajang SEA Games 2017 dan timnas U-19 di Piala AFF U-18 2017.

Pemain Thailand pintar memancing emosi para penggawa Indonesia. Sementara pemain tim merah putih terlalu mudah naik pitam dan tak berpikir panjang sebelum bertindak.

BACA JUGA: Fakhri Husaini Kurang Puas dengan Lini Tengah Timnas U-16

Akibatnya, tim pun dirugikan dan jutaan warga Indonesia dibuat kecewa dengan temperamentalnya pemain Indonesia.

"Kami minta pemain bisa lebih tenang, tidak mudah emosi. Kami harus menjaga itu untuk membuat permainan nyaman," terangnya.

Fakhri merasa pemainnya harusnya bisa mengerti kondisi tersebut dan lebih berhati-hati dan bermain dengan kepala dingin. Apalagi, secara kekuatan Indonesia sudah memahamk bagaiman Thailand bermain.

"Kami sudah pernah menghadapi Thailand di Piala AFF U-15 2017. Kami berharap pengalaman anak-anak melawan mereka bisa dimanfaatkan untuk meraih poin dalam laga nanti," tandasnya. (dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menang Atas Timor Leste, Indonesia Pimpin Grup G


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler