Tidak Terima Diputusin, Oknum Polisi Brigpol AND Tega Bakar Pacar, Geger

Jumat, 11 Maret 2022 – 23:20 WIB
Ningsih wanita yang dibakar kekasihnya oknum polisi berinisial Brigpol AND sedang menjalani perawatan di ruang ICU, Jumat (11/3). Foto: dok palpos.id

jpnn.com, MUARA ENIM - Seorang oknum polisi berinisial Brigpol AND yang bertugas di Polres Lahat tega membakar kekasihnya, Ningsih, 25, pada Kamis (10/3) pukul 22.30 WIB.

Pelaku tega berbuat nekat diduga karena tidak terima diputusin secara sepihak.

BACA JUGA: Polisi Gadungan Berpangkat Ipda Ditangkap saat Bersama Wanita, Tuh Tampangnya

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar hingga 80 persen. Sedangkan pelaku mengalami luka di bagian tangan dan wajah.

Peristiwa itu terjadi di rumah kontrakan teman korban Dea, 27, di Jalan Ade Irma Suryani Gang Kolam Rt 05 Rw 08 Rumah Tumbuh, Kelurahan Muara Enim.

BACA JUGA: Pembunuh Sadis Ini sudah Ditangkap, Lihat Tuh, Kakinya Dibalut Perban

Brigpol AND yang datang ke rumah kontrakan tersebut langsung mematikan aliran listrik rumah.

Hal itu membuat rekan korban keluar rumah untuk mengecek keadaan. Dea kaget saat melihat Brigpol AND sudah berada di depan pintu.

BACA JUGA: Kelakuan Suami Bejat Terungkap saat Sang Istri Pamit ke Anak Gadisnya, Tak Disangka

AND langsung menerobos masuk kamar. Saat itu, posisi korban masih rebahan. Pelaku langsung memaki korban dengan kata-kata kasar lalu menyiram bensin yang dibawanya sebanyak dua botol ke tubuh korban.

Untuk meredakan pertengkaran antara pelaku dengan korban, Dea sempat mengingatkan pelaku. Namun, tidak digubris oleh pelaku.

Pelaku malah marah dan menyiram tubuh Dea dengan bensin dan mengancam membakarnya.

Pelaku kembali menyiram tubuh korban dengan bensin seraya memarahi korban dan memegang korek api gas sembari memantikan korek api tersebut. Akibat percikan tersebut, langsung menyambar tubuh korban.

“Aku nyaris ikut terbakar,” jelasnya.

Sambungnya, kobaran api mengepul di ruang kamar dan posisi korban tetap berada di dalam kamar.

Mungkin lantaran kasihan, pelaku langsung menarik tubuh korban dan berusaha memadamkan kobaran api di tubuh korban serta membawa korban ke klinik bidan.

Setelah menyelamatkan korban dan mendapatkan penanganan sementara, pelaku langsung pergi meninggalkan korban.

“Pas kebarakan di rumah, aku teriak minta tolong, datang lah warga dan Pak RT,” tutupnya.

Sementara itu, Zakaria (56) warga setempat, mengatakan, hanya mendengar teriakan kebakaran. Kemudian langsung membantu memadamkan api di kamar.

“Yang saya tahu terjadi kebakaran dan langsung memadamkan api. Selebihnya saya tidak tahu apa yang terjadi,” katanya.

Sementara Ketua RT 05, Ruslan, menjelaskan, bahwa api telah dipadamkan oleh warga yang dekat lokasi kejadian dan tidak ada korban jiwa. (*/palpos)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler