jpnn.com, JAKARTA - Organisasi kepemudaan sayap Partai Gerindra, Tunas Indonesia Raya (Tidar) menggelar Pra-Kongres IV di Nusa Dua Bali pada 17-19 Januari 2025.
Ketua Organizing Committe (OC) Pra Kongres Tidar, Satrio Rama Widyowicaksono mengatakan acara itu dihadiri 42 pengurus daerah (PD), 4 di antaranya dari luar negeri (Malaysia, Singapura, Turki, Australia) dan 38 provinsi di Indonesia.
BACA JUGA: Temuan Litbang Kompas Jadi Tanda Kinerja Prabowo-Gibran Dirasakan Rakyat
"Ini adalah momen silaturahmi selesai Pilpres dan Pilkada serta mempersiapkan kongres nanti selesai Lebaran," ungkap Satrio dalam keterangan resmi.
Rangkaian Pra-Kongres yang diadakan Tidar diisi dengan sejumlah kegiatan.
BACA JUGA: Prabowo Setujui Anggaran Rp 48,8 T untuk Lanjutkan Pembangunan IKN
Antara lain, bersih-bersih Pantai Padma, Legian yang melibatkan siswa SD dan perusahaan container pada Sabtu (18/1) pagi.
"Sampah yang terkumpul kami serahkan ke bank sampah di sekitar pantai dan uangnya didonasikan ke masing-masing sekolah," jelasnya.
BACA JUGA: Basuki Undang Prabowo Groundbreaking Proyek Rp 6,5 Triliun di IKN
Kegiatan selanjutnya yakni sosialisasi makan bergizi gratis serta sidang pra kongres.
Tidar menyatakan komitmen mendukung program Presiden Prabowo Subianto selama kepemimpinan 5 tahun ke depan.
Ketua DPD Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau De Gadjah menjelaskan, awalnya 8 orang, namun sekarang banyak anggota yang duduk di DPR RI, DPRD Provinsi Kabupaten Kota, bahkan kepala daerah.
"Tidar garda terdepan untuk Partai Gerindra ke depan karena lima tahun tidak ada hajatan politik, jadi mesin partai harus dipanaskan," beber De Gadjah yang merupakan alumni Tidar 2014.
Sementara, Ketua Umum Tidar Rahayu Saraswati Dhirakanya Joyohadikusumo mengatakan Tidar bukan ada di kegiatan yang gegap gempita.
Menurutnya, kegiatan harus merakyat menjangkau seluruh pemuda di daerah masing-masing.
Putri dari Hashim Djojohadikusumo, atau keponakan Prabowo Subianto itu pun mengajak anggota Tidar yang belum berhasil dalam Pileg dan Pilkada 2024 untuk terus berjuang.
"Setiap musim ada orangnya dan setiap orang ada musimnya," ucapnya.
Ketua Dewan Pembina Tidar, Aryo Djojohadikusumo menyatakan, awalnya Tidak dibentuk hanya delapan orang.
Setelah 17 tahun berjalan, anggota Tidar kini sudah mencapai ribuan.
Aryo menekankan strategi Tidar ke depan untuk mencetak lebih banyak pemimpin, legislatif dan kepala daerah untuk kembali memenangkan partai Gerindra dan Prabowo di periode kedua mendatang.
(ded/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi