Tiga Event Internasional di TN Gunung Rinjani Tak Terpengaruh Wabah Virus Corona

Kamis, 12 Maret 2020 – 10:50 WIB
Ilustrasi kegiatan lari gunung yang diikuti ribuan pelari dari Indonesia dan mancanegara. Foto: Natalia Laurens/JPNN

jpnn.com, SEMBALUN - Taman Nasional Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat akan menjadi lokasi pelaksanaan tiga event internasional selama 2020. 

Sejumlah event olahraga, kegiatan lingkungan dan perayaan kebudayaan ini sejauh ini masih tetap akan berjalan dan tidak ada penundaan meski sedang bergulir wabah virus corona.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Perpres PPPK sudah Terbit, Virus Corona dan Demam Berdarah Bersaing

"Kami belum mendapat informasi untuk pembatalan atau penundaan, sejauh ini setahu saya masih akan tetap diadakan kegiatan-kegiatan tersebut," kata Kepala Resor Taman Nasional Rinjani-Sembalun,Taufikurahman pada JPNN.

Berdasarkan data dari Resor Taman Nasional Rinjani-Sembalun tiga event internasional itu adalah lari gunung Rinjani 100, sepeda gunung Rinjani Enduro Challenger, dan The 13th SeaBRnet 2020 yaitu pertemuan anggota Cagar Biosfer ASEAN.

BACA JUGA: Awal 2020, Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup

Menurut Taufik, sapaan karibnya, Rinjani 100 adalah kegiatan tahunan. Ini merupakan tahun keempat penyelenggaraannya yang akan diselenggarakan pada 26-28 juni.

Jumlah pendaftar mencapai 1.050 orang dari 27 negara. Salah satu pendaftar dari Malaysia sebanyak 197 orang.

BACA JUGA: KLHK: Seluruh Pendaki TN Gunung Rinjani Berhasil Dievakuasi

"Hotel-hotel dan penginapan di sekitar Rinjani sudah dipesan lama untuk kegiatan Rinjani 100 ini," sambung Taufik.

Sementara itu, Rinjani Enduro Challenger sudah dilaksanakan sejak 2016 lalu. Tahun ini, kegiatan bersepeda gunung tersebut diselenggarakan pada September mendatang.

Kegiatan ini dilaksanakan di jalur sepeda gunung yang telah ditetapkan di kawasan TN Gunung Rinjani Sembalun.

Selanjutnya ada SeaBRnet 2020, yang bakal dilaksanakan pada 6-8 Juni 2020. Ini adalah pertemuan ke 13 anggota Cagar Biosfer ASEAN. Cagar Rinjani Lombok menjadi tuan rumah kegiatan ini.

Jumlah pesertanya kurang lebih 150 orang dari 11 negara di ASEAN dan ASIA serta anggota CB di Indonesia.

"Saat kegiatan ini akan dilakukan fiel trip di kawasan konservasi TNGR dan BKSDA NTB," tambah Taufik.

Berbagai kegiatan itu sudah dipersiapkan dengan matang dan sejauh ini tidak terganggu dengan isu virus corona. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler