Tiga Pembunuh Pencuri Sepeda Motor di Tebingtinggi Dibekuk

Jumat, 02 Maret 2018 – 23:38 WIB
Ilustrasi penjara. Foto: JPNN

jpnn.com, TEBING TINGGI - Jajaran Polres Polres Tebingtinggi akhirnya berhasil meringkus tiga pelaku pengeroyokan yang menyebabkan Nur Jamal, 17, meninggal dunia.

Kasus ini terungkap dari saksi mata yang melihat ketiganya menganiaya korban.

BACA JUGA: Dimas Anggara Diduga Mabuk Saat Aniaya Korban

Ketiga pelaku masing-masing, Ari Murti alias Ari, 23, Imam Susanto, 29, dan Eko, 30. Ari dan Imam tinggal di Dusun III Kampung Banten (TKP penganiayaan).

Sedangkan Eko berdomisili di Dusun II, Desa Pertapaan Pondok Sibarau Afdeling IV Kebun Rambutan, Kabupaten Sergai.

BACA JUGA: Polisi Buru Driver Ojek Online Perusak Nissan X-Trail

Kasubbag Humas Polres Tebingtinggi, AKP MT Sagala mengatakan, penganiayaan berawal saat korban berusaha mencuri sepeda motor Honda Mega Pro. Tepatnya, di Dusun III Kampung Banten, Desa Paya Lombang Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Minggu (25/6/2017) sore.

Korban yang saat itu masih duduk dibangku SMA kemudian diteriaki Wagiyem. Sebab, Wagiyem melihat sepeda motor Sabirin (keponakannya) yang sedang berkunjung ke rumahnya didorong oleh korban.

BACA JUGA: Manajemen Kaget Dimas Anggara Dilaporkan ke Polisi

"Mendengar teriakan Wagiyem, puluhan warga yang berada di Dusun III, Kampung Banten mengejar Nur Jamal (korban) yang berupaya kabur. Begitu tertangkap, Nur Jamal akhirnya babak belur dihajar oleh puluhan warga," ujar AKP MT Sagala, Kamis (1/3).

Mendapat laporan kejadian, personel Polsek dan Polres Tebingtinggi langsung turun ke lokasi. Korban kemudian dilarikan menuju rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Namun sayang, nyawa warga Jalan Koperasi, Lingkungan IV, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi itu tidak dapat tertolong lagi.

"Hingga saat ini ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap dan mengetahui peran masing-masing pelaku. Kita juga masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penganiayaan lainnya,” beber AKP MT Sagala.

“Selain ketiga pelaku, tidak menutup kemungkinan jika pelaku akan bertambah. Mengingat saat itu ada juga warga lainnya yang turut melakukan penganiayaan," pungkasnya.(ian/ala)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gegara Masalah Utang Piutang, Yamin Ajak Anak Bunuh Besannya


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler