Tiga Perawat Ditemukan Tewas dengan Bekas Cekikan di Leher, Mungkinkah Terkait Corona?

Sabtu, 09 Mei 2020 – 10:20 WIB
Ilustrasi pelaku pembunuhan ditembak mati polisi. Foto: Radar Bogor

jpnn.com, COAHULIA - Kasus pembunuhan terhadap tiga perawat di Negara Bagian Coahuila menghebohkan Meksiko. Pasalnya, pembunuhan keji tersebut terjadi ketika kekerasan dan diskriminasi terhadap pekerja medis meningkat sebagai imbas dari pandemi virus corona.

Mayat ketiga perawat bersaudara itu ditemukan pada Jumat (8/5). Hasil penyelidikan sementara menyebutkan bahwa mereka dicekik.

BACA JUGA: Virus Corona Jangkiti Pejabat Gedung Putih, Jubir Wapres AS Positif COVID-19

Belakangan ini para pekerja medis Meksiko mengalami diskriminasi dari publik yang takut tertulari virus corona.

Namun, otoritas setempat belum menemukan bukti bahwa pembunuhan tersebut terkait dengan profesi para korban.

BACA JUGA: Apakah Masyarakat Harus Berdamai dengan Corona di Saat Vaksin Belum Ada?

Kepala Kejaksaan Negara Bagian Coahuila Gerardo Marquez mengatakan, pelaku kemungkinan lebih dari satu orang, meski sampai saat ini pihaknya belum menahan siapapun.

"Saya menegaskan bahwa kami berkomitmen memburu para pelaku dan membawa mereka ke pengadilan," ujar dia seperti dikutip Reuters.

BACA JUGA: Remaja Ini Rampok Rumah Milik Pasien Corona

Kemarin, Meksiko melaporkan 1.982 kasus dan 257 kematian baru terkait virus corona. Total kasus di negara tetangga Amerika Serikat itu kini menjadi 29.916 dan 2.961 kematian. (Reuters/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler