Tiga Tersangka Teroris Ambon Dibawa ke Jakarta

Sabtu, 15 September 2012 – 18:46 WIB
JAKARTA--Detasemen Khusus 88 Antiteror memboyong tiga tersangka teroris dari Ambon menuju Jakarta. Inisial tiga tersangka itu adalah P, S dan WD. Mereka akan kembali menjalani pemeriksaan dan penahanan di Jakarta.

"Lagi terbang dari Abon via Surabaya, jam 17 infonya landing. Nanti akan langsung ke Mako Brimob," jar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar melalui pesan singkat kepada wartawan, Sabtu (15/9).

Saat tujuh warga di Ambon tersebut ditangkap, kepolisian menduga keterlibatan mereka dengan sejumlah pelatihan militer di Poso. Namun, pada akhirnya empat warga di antaranya yang sebelumnya ditahan Densus 88 Antiteror Mabes Polri dan Polda Maluku saat penggerebekan di kawasan Gunung Malintang, Desa Batu Merah, Ambon, Minggu, 9 September, dinyatakan tak terkait aktivitas terorisme.

Keempat warga tersebut yakni U, B, Y, dan A. Oleh karena itu Polda berencana akan membebaskan ke empatnya. Namun hal tersebut tetap akan menunggu keputusan Densus 88.

Di antara gerombolan itu, WD diduga sebagai orang yang memiliki peranan penting karena ia yang membawa senjata MK3 untuk kelompoknya. Apalagi, ia juga berpengalaman ikut dalam kelompok militan di Pakistan.

"WD ini pernah juga ikut pelatihan Laskar e-Taiba di Pakistan. Laskar itu diduga yang terlibat penyerangan di Mumbai tahun 2008 lalu," tutur Boy, Jumat (15/9).

Di Mako Brimob, tiga tersangka teroris dari Ambon ini akan ditahan bersama dengan kelompok teroris Thorik cs, serta kelompok teroris Solo, Bayu cs. (Flo/jpnn)


BACA ARTIKEL LAINNYA... Bangunan tak Tahan Gempa, Korban Berjatuhan

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler