Tim Jibom Pastikan Tak ada Rangkaian Bom di Dekat Gereja di Melawai Jaksel

Sabtu, 03 April 2021 – 08:32 WIB
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Gatot Mangkurat (dua dari kanan) bersama Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah (kanan) saat memberi keterangan terkait temuan buku mencurigakan di Halte Melawai di Jakarta Selatan, Jumat malam (2/4/2021). ANTARA/Dewa Wiguna/aa.

jpnn.com, JAKARTA - Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Gatot Mangkurat memastikan tidak ada rangkaian bom pada benda mencurigakan yang ditemukan di Halte Malawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/4).

Kombes Gatot  mengatakan tim penjinak bom (Jibom) telah melakukan identifikasi benda tersebut.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: PNS Selingkuh Kena 3 Sanksi, Mahfud MD Bakal Gelar Pertemuan Besar, Pengakuan Pengacara Rizieq

"Keberadaan kami di sini untuk memastikan bom atau bukan. Kami melaksanakan observasi singkat secara elektrik ternyata tidak ditemukan rangkaian bom," ujar Gatot kepada wartawan di lokasi, Jumat malam.

Tim gegana membawa benda tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA: Warga Tulangbawang Dihebohkan Isu Bom, Tim Gegana Langsung Turun, Oh Ternyata

"Kami masih mencurigai, dikhawatirkan nanti berbentuk letter bom. Makanya kami bawa ke Markas Gegana. Kami discrutting di sana," ucap Gatot.

Pemeriksaan benda mencurigakan tersebut tak berlangsung lama. Tim Jibom Gegana tak menemukan unsur logam pada benda tersebut.

BACA JUGA: Kombes Azis Membeberkan Terkait Benda Mencurigakan di Halte Melawai, Simak Nih

Sementara itu, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Azis Ardiansyah membeberkan bentuk benda mencurigakan di Halte Malawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/4) sore.

Kombez Azis menyebut, benda itu dibuat berbentuk buku dan majalah yang disatukan.

"Berupa buku dan sampul majalah," ujar Azis kepada wartawan di lokasi, Jumat.

Azis mengatakan benda itu ditemukan masyarakat sekitar pukul 19.00 WIB. (cr3/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler