Tingkatkan Keunggulan Operasional Pakai Data Analytics, SIG Manfaatkan Cloud Amazon Web Services

Selasa, 10 Oktober 2023 – 19:32 WIB
PT Semen Indonesia (SIG) melakukan akselerasi transformasi menggunakan komputasi awan (cloud computing) dengan bermitra bersama Amazon Web Services (AWS). Foto dok SIG

jpnn.com, JAKARTA - PT Semen Indonesia (SIG) melakukan akselerasi transformasi menggunakan komputasi awan (cloud computing) dengan bermitra bersama Amazon Web Services (AWS).

Sebagai pemimpin industri semen nasional, saat ini SIG menguasai lebih dari 50% pangsa pasar.

BACA JUGA: TOP! SIG Raih 4 Penghargaan Good Mining Practice 2023 dari Kementerian ESDM

Dalam menjalankan bisnisnya, SIG didukung pabrik semen terintegrasi di sembilan lokasi, pabrik pengemasan di 26 lokasi, 8 pabrik penggilingan semen, 7 pelabuhan, 385 distributor dan lebih dari 70 ribu toko ritel.

Dengan operasi yang begitu besar, maka diperlukan adanya keandalan teknologi yang kuat dan fleksibel.

BACA JUGA: Pemprov DKI Diminta Fokus Atasi Krisis Air Bersih & Pengendalian Penduduk

Senior Vice President of Group Head Information & Communication Technology di SIG, Anindio Daneswara mengatakan, sejumlah tantangan yang masih dihadapi industri semen saat ini mendorong SIG memanfaatkan teknologi cloud untuk meningkatkan keunggulan operasional dan menciptakan peluang yang berkontribusi pada efisiensi dan kinerja keuangan Perusahaan.

“SIG memiliki spektrum operasional yang sangat luas yang didukung ratusan sistem dan aplikasi, termasuk ERP (Enterprise Resource Planning) dan aplikasi khusus yang bersifat kritikal, sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur teknologi yang memadai," ujar Anindio Daneswara dalam AWS Cloud Day Indonesia di Ritz Carlton Hotel Pacific Place Grand Ballroom, Jakarta, Selasa (26/9).

BACA JUGA: Gelar Pameran di Jepara, BTN Rangkul UMKM Go Digital

Pemanfaatan teknologi cloud sambung Anindio, diharapkan dapat meningkatkan keandalan dan fleksibilitas dari sistem teknologi informasi dan komunikasi SIG guna menangani kompleksitas dan skala operasional Perusahaan.

Menurut Anindio, teknologi cloud mendukung ketersediaan data dan analytics yang membantu manajemen SIG dalam pengambilan keputusan di seluruh kegiatan operasional perusahaan.

Hal ini karena teknologi cloud memiliki keunggulan dalam pemrosesan dan penyimpanan data, serta menjadi fondasi dasar agar pemanfaatan data analytics dan AI (artificial intelligence) dapat digunakan dalam perusahaan.

“Mayoritas dari sistem aplikasi kritikal di SIG sudah beroperasi menggunakan tekonologi cloud pada awal 2022. Pada tahun yang sama, SIG berhasil go live dengan inisiatif big data analytics platform yang menjadi sumber informasi tunggal yang kredibel untuk membantu manajemen dalam pengambilan keputusan," terang dia.

Perpindahan dari on-premise menjadi cloud ini diperkirakan meningkatkan kecepatan proses komputasi hingga 1,6 kali dan berkontribusi pada peningkatan efisiensi penggunaan computing resources sebesar 20%.

"Secara umum dengan cost leadership dari penggunaan teknologi cloud, kita mempunyai potensi penurunan biaya operasional sekitar 30-40%,” ungkap Anindio Daneswara.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler