Tingkatkan Pengamanan Pelabuhan, Pupuk Kaltim bersama JVC Gelar Joint Exercise ISPS Code 2022

Senin, 05 Desember 2022 – 19:11 WIB
PT Pupuk Kaltim melakukan skenario latihan gabungan International Ship and Port Facility (ISPS) Code, yang bekerja sama dengan Join Venture Company (JVC) di terminal khusus Dermaga Tursina pada 29-30 November 2022. Foto dok PKT

jpnn.com, KALIMANTAN TIMUR - PT Pupuk Kaltim melakukan skenario latihan gabungan International Ship and Port Facility (ISPS) Code, yang bekerja sama dengan Join Venture Company (JVC), dari PT Kaltim Parna Industri (KPI) dan Kaltim Methanol Indonesia (KMI), selaku JVC di terminal khusus Dermaga Tursina pada 29-30 November 2022.

Kegiatan ini sebagai upaya memberikan jaminan keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan, sekaligus menentukan langkah keamanan yang tepat melalui penilaian risiko pada setiap ancaman yang dihadapi.

BACA JUGA: Pupuk Kaltim Borong Prestasi di Ajang TKMPN 2022

SVP Teknologi Pupuk Kaltim Heri Subagyo, mengungkapkan ISPS Code pada dasarnya merupakan kegiatan yang menggunakan pendekatan manajemen risiko, untuk menjamin keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan.

Sehingga ke depan bisa menentukan sejumlah langkah tepat dalam penanganan setiap kasus tertentu.

BACA JUGA: Penurunan Angka Kemiskinan di Jateng Paling Tinggi, Kinerja Ganjar Pranowo Diapresiasi

Begitu pula dengan joint exercise ISPS Code kali ini, ditujukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh personel yang difokuskan lima aspek.

Di antaranya pengujian efektivitas Port Facility Security Plan, prosedur komunikasi, peningkatan keterampilan dan pengetahuan seluruh pemangku kepentingan ISPS Code, pengujian respon perubahan tingkat keamanan, serta pengujian terhadap prosedur hingga tim dan peralatan penanggulangan pencemaran Tier 1.

BACA JUGA: Everfit, Bantu Penuhi Kebutuhan Serat Harian Menuju Gaya Hidup Sehat

"Melalui kegiatan ini, Pupuk Kaltim bersama seluruh JVC berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan profesionalitas, terutama dalam pengelolaan Port Facility Security Plan," ujar Heri.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai kaidah manajemen keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan, yang tertuang dalam Amandemen Safety of Life At Sea (SOLAS) 1974, tentang peningkatan keamanan pelayaran.

Serta Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor 33 Tahun 2003, tentang pemberlakuan amandemen SOLAS 74 di Indonesia.

Dari joint exercise ISPS Code ini diharap keamanan seluruh kapal yang mengangkut hasil produksi, bahan baku, dan penunjang produksi Pupuk Kaltim serta JVC dapat lebih terjamin.

Terutama kapal dengan bendera asing yang masuk dan keluar terminal khusus.

Pupuk Kaltim bersama JVC tidak mengabaikan kemungkinan risiko bahaya yang bisa saja terjadi terhadap kapal masuk dan keluar terminal khusus.

"Maka dari itu latihan gabungan kami gelar, dengan pendekatan manajemen risiko untuk menjamin keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan," terang Heri.

Mewakili KSOP Kelas II Bontang Roniwan Seru, mengapresiasi upaya Pupuk Kaltim bersama JVC untuk meningkatkan keamanan pelayanan pelabuhan bagi kapal yang sandar.

Hal ini pun sejalan dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 134 tahun 2016, tentang Manajemen Keamanan Kapal dan Fasilitas Pelabuhan.

Dirinya berharap lewat ISPS Code ini, keamanan kapal yang bersandar di pelabuhan Pupuk Kaltim dan JVC dapat terus ditingkatkan sesuai security plan, sehingga mampu mengantisipasi seluruh potensi yang bisa mengganggu aktivitas dan operasional pelabuhan.

"Begitu pula dengan koordinasi bersama pihak terkait lainnya dalam menyikapi suatu kondisi di pelabuhan, dapat terus ditingkatkan, agar seluruh gangguan maupun potensi lainnya bisa diantisipasi dengan baik," harap Roniwan.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pupuk Kaltim Lepas 49 Lulusan Program Vokasi


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler