Tinjau Pasar di Jakarta, Mendag Sebut Harga Bapok Stabil, Tetapi...

Kamis, 30 November 2023 – 10:20 WIB
Harga cabai merah belum mengalami penurunan setelah naik beberapa waktu lalu. Ilustrasi. Pasar: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA PUSAT - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan meninjau pasar yang berada di Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (30/11).

Da mengatakan sejumlah harga bahan kebutuhan pokok (Bapok) di Jakarta cenderung stabil, sehingga masyarakat bisa tetap membeli dengan harga terjangkau.

BACA JUGA: Pastikan Harga Bapok Terjangkau, Erick Thohir Gelar Pasar Murah BUMN di Surabaya

"Telur harganya stabil masih di bawah harga acuan pemerintah," kata Zulkifli.

Pria yang akrab disapa Zulhas itu menjelaskan, beberapa kebutuhan pokok di antaranya telur dijual dengan harga sekitar Rp 26.500 hingga Rp 27.000 per kilogram, sedangkan harga acuan pemerintah ditetapkan sebesar Rp 28.000 per kilogram.

BACA JUGA: Harga BBM Naik, Mendag Zulhas Janji Jaga Kestabilan Harga Bapok

Kemudian, daging ayam dijual antara Rp 33.000 hingga Rp 35.000 per ekor.

Selanjutnya bawang putih dijual mulai dari Rp 32.000 hingga Rp 33.000 per kilogram, bawang merah antara Rp 30.000 hingga Rp 35.000 per kilogram.

BACA JUGA: Tinjau Pasar Terong di Makassar, Mendag Zulkifli Hasan: Harga Bapok Murah

Adapun minyak goreng, daging dan beras, Zulkifli menilai harga yang ada di pasar masih normal.

Dia menyampaikan, masyarakat memiliki pilihan untuk membeli beras apabila harga beras premium dianggap cukup tinggi.

"Belum turun, namun masyarakat memiliki pilihan. Kalau masyarakat keberatan dengan harga premium, bisa membeli beras Bulog yang harganya Rp 11.000 per. kilogram," katanya.

Namun, kata dia, harga cabai di Jakarta cukup tinggi. Hal itu lantaran lokasinya yang cukup jauh dari wilayah produksi, sehingga memerlukan biaya tambahan dalam pengiriman.

Dia mengimbau pemerintah daerah mengambil peran untuk menekan harga cabai melalui penggunaan dana belanja tak terduga (BTT) yang dapat digunakan mensubsidi biaya operasional.

"Kalau memang sudah melebihi, Pemda bisa menggunakan dana belanja tak terduga atau BTT untuk membantu subsidi ongkosnya. Tetapi kalau kenaikan belum lama biasanya belum bertindak, kalau sudah sebulan biasanya Pemda akan bertindak," ujarnya.

Dia menambahkan, pemerintah juga menjamin ketersediaan pasokan bahan pokok tetap aman menjelang masa libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 mendatang.

Hal tersebut dilakukan agar tidak ada kenaikan harga sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan harga yang terjangkau.

"Kita ngecek sampai ke Gresik hingga Bogor, karena Nataru ini penting. Jadi menjamin ketersediaan bahan pokok dengan harga yang terjangkau itu yang utama bagi kita agar Nataru berlangsung dengan baik," katanya. (Antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pantau Harga Bapok, Mendag Gembira, Langsung Beri Perintah Dirjen PDN


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler