Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal, Bupati Landak Bilang Begini

Rabu, 30 Juni 2021 – 23:44 WIB
Bupati Landak Karolin Margret Natasa meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Kecamatan Sengah Temila bertempat di SMA Berkat Bagi Bangsa, Desa Senakin, Selasa (29/6). Foto: Humas Pemkab Landak

jpnn.com, LANDAK - Bupati Landak Karolin Margret Natasa meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Kecamatan Sengah Temila bertempat di SMA Berkat Bagi Bangsa, Desa Senakin, Selasa (29/6).

Dalam kesempatan itu, Bupati Karolin didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Camat Sengah Temila, Kapolsek Sengah Temila, Kepala Puskesmas Senakin, Kepala Puskesmas Pahauman, Kepala Desa Sidas, para Kades dari 5 desa dalam wilayah Kecamatan Sengah Temila.

BACA JUGA: Sistem Tidak Bekerja, 68 Ribu Dosis Vaksin COVID-19 Rusak

Kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 serta pelaksanaan program satu juta vaksin sehari.

Tercatat, masyarakat yang ikut melaksanakan vaksin sebanyak 848 orang dengan menurunkan tim medis pelaksana dari 3 Puskesmas yaitu Puskesmas Senakin, Puskesmas Pahauman, dan Puskesmas Sidas.

BACA JUGA: TNI AL Gelar Serbuan Massal Vaksinasi Covid-19 di Pelabuhan Marina Ancol

Bupati Karolin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Landak yang sangat antusias dalam mengikuti program percepatan vaksinasi COVID-19 tersebut, walaupun banyak berita-berita hoaks yang membuat masyarakat takut untuk melakukan vaksinasi.

“Saya bersyukur masyarakat Kabupaten Landak sudah pintar menyaring informasi sehingga bersedia untuk di vaksinasi COVID-19. Jadi, kita semua berusaha bagaimana caranya agar kita semua sehat dan selamat dalam menghadapi penyakit yang berbahaya ini,” ucap Karolin.

Bupati Karolin mengingatkan setelah divaksin masyarakat tetap menjaga kesehatan dan tetap melaksanakan protokol kesehatan, karena Vaksin COVID-19 tersebut hanya untuk menjaga kekebalan tubuh manusia.

“Walaupun sudah divaksin maskernya tetap dipakai dan protokol kesehatannya tetap dijalankan karena kekebalan pada tubuh kita ini berbeda-beda dan untuk vaksin COVID-19 ini kekebalan optimal baru akan muncul 3 bulan setelah vaksin kedua,” terang Karolin.

Bupati Landak yang juga seorang dokter ini mengingatkan kepada masyarakat apabila kurang informasi terhadap COVID-19 sebaiknya bertanya kepada tim medis dan tidak bertanya ke media sosial.

“Kalau ada yang mau ditanyakan terkait COVID-19, tanyakan kepada dokter dan perawat di Puskesmas dan jangan bertanya di media sosial agar ketika bertanya kepada dokter dan perawat kita akan mendapatkan penjelasan yang benar,” pesan Karolin.(fri/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler