Tips Jitu Memilih Daycare untuk si Buah Hati

Minggu, 22 Desember 2019 – 16:06 WIB
Anak-anak di Flying Star Daycare. Foto: Istimewa

jpnn.com, JAKARTA - Daycare atau tempat penitipan anak menjadi solusi bagi orang tua milenial yang sibuk bekerja. Menjawab kebutuhan tersebut, banyak pebisnis yang membuka daycare.

Meski begitu, tak semua daycare di sekitar kita cocok dijadikan lembaga yang turut mengawal tumbuh kembang anak di tahun emasnya. Perlu kecermatan khusus agar kita dapat mengenal daycare yang bagus untuk anak.

BACA JUGA: Wanda Hamidah Yakin Program Daycare Jokowi Ciptakan Kesetaraan

Pemerhati anak Crissinda Sutadisastra mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan para orang tua saat memilih daycare.

"Cari tahu, berapa lama daycare tersebut didirikan, jumlah alumninya, siswanya berapa banyak," kata Crissinda Sutadisastra, Minggu (22/12/2019). 

BACA JUGA: Preschool atau Penitipan Anak sih?

Kata Crissinda, daycare yang bagus dapat menjelaskan kurikulum apa saja yang dijadikan acuan dalam mendidik anak-anak. Selain itu, penerapannya pun juga harus sesuai dengan karakteristik anak yang 'unik'.

Menurut Crissinda, pemerintah Indonesia memiliki acuan yang dinamakan Petunjuk Teknik Penyelenggaraan Tempat Penitipan Anak. Di sana tersedia informasi bagi orang tua dan pendidik agar dapat menjalankan daycare yang baik sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

BACA JUGA: Peringatan Menggunakan Jasa Penitipan Anak Online

Kurikulum yang diterapkan haruslah yang dapat menstimulasi tumbuh kembang anak. Perhatikan apakah daycare tersebut memiliki sensory play, mengajarkan kemampuan bahasa, kinestetik, interaksi sosial pada sesamanya, maupun life skill seperti potty training, makan sendiri, dan sebagainya.

Hal yang terpenting diperhatikan juga adalah tentang staf pengajarnya. Apakah pekerjaan para pengajarnya sesuai dengan tingkat pendidikan maupun kemampuan khusus yang dimilikinya.

"Daycare yang bagus haruslah memiliki fasilitas belajar yang benar-benar diperlukan untuk menunjang proses belajar mengajar anak dan bersih, terbebas dari kuman," ucapnya.

Selain itu, makanan yang disajikan harus sehat. Jangan sampai daycare justru membuat pola makan anak Anda tidak sehat sehingga alami obesitas.

"Di Flying Star Daycare anak akan mendapatkan makan sebanyak tiga kali dan snack, seperti puding, buah, dan cookies homemade yang boleh diambil kapan saja. Kami menjaga anak-anak selama 12 jam sehari. Bahkan di pagi hari saat anak-anaknya masih tidur sudah dibawa dan diserahkan ke kami," ucap Wakil Kepala Sekolah Flying Star Daycare ini sambil tersenyum.

Di Flying Star, sebut Crissinda, anak-anak akan dibekali dengan pendidikan formal, agama, dan skill sesuai minat mereka. Sebut Crissinda, Flying Star Daycare memberikan fasilitas labiratorium bahasa Inggris, arena berolahraga, seperti kolam renang, sepak bola, dan bola basket, serta laboratorium musik.

"Setiap hari sebelum belajar dan bermain, kami mengajak anak-anak cara bertata krama dan sopan santun sebagai bekal moral mereka di kemudian hari," imbuhnya. (mg7/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler