TNI AL dan Tentara Amerika Adu Cekatan Evakuasi Pakai Helikopter

Minggu, 04 Agustus 2019 – 20:04 WIB
Dua Kapal perang TNI AL dan satu Kapal perang dari AL Amerika Serikat menggelar manuvet lapangan dalam rangkaian Latihan Bersama (Latma) Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2018. Foto: Dispen Koarmada I

jpnn.com, SITUBONDO - Kecepatan dan ketangkasan sangat diperlukan ketika menangani prajurit TNI yang terluka di medan pertempuran.

Mengingat pentingnya evakuasi medis dengan helikopter, Korps Marinir TNI-AL menggelar latihan dengan United States Marine Corps (USMC).

BACA JUGA: Keren! TNI AL dan Tentara AS 22 Hari Latihan Bersama di Laut Jawa

Latihan bersama dengan sandi cooperation afloat readiness and training (CARAT) 2019 itu berlangsung di Karangtekok, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Sabtu (3/8).

BACA JUGA : Ryamizard Ryacudu: Setiap Anggota TNI Tidak Boleh Punya Ambisi Kekuasaan

BACA JUGA: Eks Menhan Berkunjung ke Markas Komando Armada II, Nih Agendanya

 

Latihan bersama dua negara tersebut dipantau Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) Letkol Marinir Arip Supriyadi MTrHanla, Perwira Interpreter Mayor Marinir Anton Waris Kuncoro, Pasiops Yonif 5 Mar Kapten Marinir Haris Tri Purnama, dan Pasi Intel Kapten Marinir Yudi Alhudi.

BACA JUGA: Kapal AS Sempat tak Mendapat Izin di Pelabuhan Tanjung Wangi

Latihan evakuasi udara itu melibatkan helikopter Bell 412 milik Skuadron 400 Wing Udara 2 Puspenerbal dengan pilot Kapten Laut (P) Rahmat Fetaro Hia dan kopilot Letda Laut (P) Dito Dewantoro.

Letkol Marinir Arip Supriyadi mengatakan, latihan evakuasi medis udara merupakan latihan yang menitikberatkan pada penanganan korban.

BACA JUGA : TNI Mengerahkan Pesawat Intai Strategis di Papua

 

Penanganan dilakukan mulai prosedur pertolongan pertama hingga koordinasi menggunakan radio dengan kru helikopter.

Selanjutnya, kata Arip, prajurit membawa korban menuju helikopter dan menyerahkan korban kepada kru helikopter.

Sementara itu, marinir dua negara juga berlatih menembak dengan berbagai jenis senapan. Jenis senjata yang digunakan, antara lain, GPMG, sniper, dan K3 Daewo.

Mereka juga berlatih menembak malam hari, raid darat, perang kota, serta berlatih senjata mesin berat (SMB). (bay/c19/diq/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sang Legendaris Pun Ikut Bertempur di Tengah Laut


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler