TNI Copot Baliho Habib Rizieq, Fadli Zon Keki

Jumat, 20 November 2020 – 20:49 WIB
Fadli Zon. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon mempertanyakan langkah Pangdam Jaya Mayor Jenderal Dudung Abdurachman yang memerintahkan pencopotan sejumlah baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

"Apa urusannya Pangdam Jaya memerintahkan mencopot baliho?" tulis Fadli di Twiiter akun @fadlizon, Jumat (20/11).

BACA JUGA: FPI Adang Prajurit TNI-Polri Saat Copot Baliho Rizieq Shihab, Tegang

Menurut Fadli, upaya penciptaan baliho jelas di luar tugas pokok TNI.

Fadli pun mengingatkan kepada TNI tidak terseret ke ranah politik dari peristiwa pencopotan baliho.

BACA JUGA: Tegas! Pangdam Jaya: Kalau Perlu FPI Bubarkan Saja Itu

"Sebaiknya jangan makin jauh terseret politik, kecuali mau hidupkan lagi dwifungsi ABRI imbangi dwifungsi polisi," tutur Fadli.

Sebelumnya, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman angkat bicara terkait video viral orang berpakaian loreng yang mencopot baliho bergambar Habib Rizieq Shihab. Dia menegaskan, pencopotan itu ialah perintahnya.

BACA JUGA: Ada Orang Berbaju Loreng Preteli Baliho Habib Rizieq, Pangdam Jaya: Itu Perintah Saya!

"Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya," kata Dudung ditemui awak media di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat ini.

Dudung menjelaskan, siapa pun pemasang baliho harus taat kepada hukum.

Ketika tidak memenuhi aturan pamasangan baliho, hukum perlu ditegakkan.

Menurut Dudung, Satpol PP di beberapa daerah sebenarnya sudah bersikap tegas ketika melihat pelanggaran atas pemasangan baliho Habib Rizieq.

Baliho yang melanggar aturan langsung dicopot.

Namun, baliho itu kembali terpasang saat Satpol PP tidak di lokasi.

"Siapa pun di republik ini, ini negara hukum, harus taat kepada hukum, kalau memasang baliho sudah jelas ada aturannya, ada bayar pajak, dan tempat ditentukan, jangan seenaknya sendiri, seakan-akan dia paling benar, enggak ada itu. Jangan coba-coba pokoknya," ungkap dia. (ast/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler