Tokoh Agama Dukung Ganjar Optimalisasi Pendidikan NTT untuk Cegah TPPO

Minggu, 03 Desember 2023 – 08:52 WIB
Warga Ende, NTT, begitu senang dengan kehadiran Ganjar Pranowo, capres yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, dan Partai Perindo, itu. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Tokoh agama Ende Romo Verno menilai Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) menjadi persoalan serius yang dihadapi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Sebab, sangat meresahkan.

BACA JUGA: Bertemu Tokoh Adat di NTT, Ganjar: Penting Menghidupkan Kembali Balai Kebudayaan

Masyarakat NTT berharap, pemimpin Indonesia ke depan memberikan perhatian serius pada TPPO.

Hal itu disampaikan Romo Verno saat berdialog dengan Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo di Keuskupan Agung Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (2/12). 

BACA JUGA: Dua Warga Kupang NTT Disambar Petir, Satu Orang Meninggal Dunia

Pemprov NTT mencatat 185 orang pekerja asal NTT telah menjadi korban TPPO sepanjang semester pertama 2023. 

Romo Verno berharap jika Ganjar-Mahfud terpilih menjadi presiden, mereka mampu mengatasi persoalan itu.

“NTT ini semakin meningkat malah, dan memang ini hasil analisa kami bahwa ini berat untuk menghapus dan menghilangkan (Kasus TPPO) di NTT,” kata Romo Verno.

Merespon hal tersebut, Ganjar menyebut salah satu modus tersangka melakukan TPPO itu kebanyakan adalah persoalan ekonomi

Menurut Ganjar, salah satu cara menekan TPPO di NTT adalah dengan pendidikan berkualitas dan pengentasan kemiskinan.

"Salah salah satu program kami adalah mewujudkan 1 keluarga miskin 1 sarjana," ucap Ganjar.

Melalui program itu, pemerintah akan berupaya memastikan setiap keluarga miskin punya minimal 1 orang sarjana. 

Pemerintah akan turun tangan dan memberikan semua fasilitas agar si anak bisa mengenyam pendidikan sampai ke jenjang yang tinggi. 

Ganjar menegaskan pendidikan berkualitas dan program pengentasan kemiskinan yang apik mampu berbagai tindak kriminalitas seperti TPPO akan mampu dikurangi.

“Program satu keluarga miskin harus ada satu sarjana kami yakini bisa menjadi solusi karena pendidikanlah yang bisa membikin mereka terselamatkan,” tutur Ganjar.(mcr10/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Kupang Ntt   TPPO   Ganjar   pendidikan  

Terpopuler