Tokopedia Ungkap Tren Belanja Online Selama Ramadan-Lebaran 2023, Simak!

Rabu, 10 Mei 2023 – 17:02 WIB
Kolaborasi Tokopedia dengan pelaku usaha dan mitra strategis lainnya telah #LengkapiRamadan masyarakat. Foto: Dokumentasi Tokopedia

jpnn.com, JAKARTA - Momen Ramadan hingga Lebaran 2023 telah dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM lokal untuk menciptakan peluang bisnis online bahkan mendongkrak penjualan, mengingat daya beli masyarakat cenderung meningkat.

“Perlengkapan rumah tangga, makanan dan minuman, serta fesyen menjadi beberapa kategori yang paling laris di Tokopedia selama Ramadan hingga Lebaran 2023," ungkap Head of Corporate Affairs Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya.

BACA JUGA: Mitra Tokopedia Ciptakan Pengalaman Transaksi yang Aman Bagi Masyarakat

Temuan tersebut, kata Ekhel, sejalan dengan kondisi masyarakat yang kini bisa kembali menjalin tali silaturahmi dengan keluarga dan kerabat secara langsung.

Ekhel menyebutkan beras, mi instan dan daun bawang tercatat sebagai produk terlaris di Tokopedia NOW! sepanjang Ramadan hingga Lebaran 2023.

BACA JUGA: Penjualan Baju Muslim Meningkat, Tokopedia Hadirkan Ramadan in Style Desainer Ternama

"Layanan ini mempermudah masyarakat–untuk belanja kebutuhan harian, termasuk bahan segar untuk masakan sahur maupun buka puasa–dalam waktu maksimal dua jam setelah pembayaran dan bebas ongkir,” jelas Ekhel.

Di kategori fesyen, lanjut Ekhel, data internal Tokopedia menunjukkan kaos, sepatu serta kerudung menjadi sejumlah produk yang paling banyak dibeli masyarakat pada Ramadan hingga Lebaran tahun ini.

BACA JUGA: Gandeng Kemenves, Tokopedia Bantu Perempuan Pelaku UMKM Miliki NIB

Di sisi lain, masyarakat masih mengandalkan kanal online untuk membeli makanan atau minuman.

"Pada kampanye Tokopedia NYAM!, kami mencatat kurma, madu dan parsel makanan menjadi produk yang banyak dibeli masyarakat pada Ramadan-Lebaran 2023,” papar Ekhel.

Sementara itu, jarak terjauh untuk pengiriman parsel melalui Tokopedia pada periode Ramadan-Lebaran 2023 ini adalah dari Jakarta ke Jayapura (lebih dari 3.500 km).

"Keberhasilan atau kelancaran pengiriman tersebut dan seluruh pengiriman lainnya, pada peak season seperti Ramadan dan Lebaran, terjadi berkat kolaborasi Tokopedia bersama lebih dari 14 mitra logistik terhubung, maka kami sangat mengapresiasi hal ini,” ungkap Ekhel.

Tokopedia juga mempermudah masyarakat melakukan mudik dengan menyediakan berbagai pilihan tiket transportasi umum, salah satunya pesawat.

“Kami mencatat tiket tujuan pesawat yang paling banyak terjual selama Ramadan 2023, yaitu ke Sidoarjo,” beber Ekhel.

Sepanjang Ramadan hingga Lebaran 2023, Tokopedia bersama pelaku usaha juga terus menghadirkan berbagai tayangan interaktif live shopping melalui kanal video streaming Tokopedia PLAY.

“Jam ngabuburit merupakan waktu yang paling banyak digunakan masyarakat untuk menikmati tayangan Tokopedia PLAY,” tambah Ekhel.

Tokopedia bersama lembaga kemanusiaan terpercaya dan terverifikasi juga mempermudah masyarakat menjalankan ibadah, termasuk berzakat, secara online.

“Selama Ramadan hingga Lebaran 2023, lebih dari Rp 5 miliar zakat terkumpul di Tokopedia,” sebut Ekhel.

Tokopedia juga menghadirkan berbagai inisiatif untuk #LengkapiRamadan pelaku usaha agar mereka bisa memaksimalkan penjualan, salah satunya adalah inisiatif Hyperlocal.

Hyperlocal Tokopedia menerapkan teknologi geo-tagging untuk mendekatkan penjual dengan pembeli di mana pun mereka berada.

Inisiatif ini terdiri dari berbagai manifestasi, seperti Kumpulan Toko Pilihan (KTP) dan layanan pemenuhan Dilayani Tokopedia.

“Data internal Tokopedia menunjukkan lebih dari 40 persen pesanan Dilayani Tokopedia selama Ramadan 2023 dikirim menggunakan layanan pengiriman instan,” ungkap Ekhel.

Selain inisiatif Hyperlocal, Tokopedia juga menghadirkan Ramadan in Style, yaitu kampanye khusus bagi pelaku usaha lokal perlengkapan ibadah dan fesyen muslim untuk perempuan maupun laki-laki.

Salah satu contoh UMKM lokal yang bergabung di Tokopedia Ramadan in Style dan mendapatkan berbagai pencapaian adalah Universa Sajadah.

Selain itu, ada juga kampanye Tokopedia NYAM! yang khusus menggandeng pelaku usaha dari berbagai daerah di Indonesia untuk menyediakan produk makanan dan minuman.

Bruule merupakan UMKM yang berpartisipasi dalam kampanye ini dan mencatat berbagai manfaat, khususnya saat Ramadan hingga Lebaran 2023.

UMKM Tokopedia Universa Sajadah Raup Ratusan Juta lewat Jualan Perlengkapan Ibadah

Berawal dari keinginan untuk mendapatkan penghasilan tambahan saat menjadi pekerja kantoran dan sebagai upaya untuk mendalami ilmu agama, Renato Akbar mendirikan Universa Sajadah pada 2014.

Hingga kini, Universa Sajadah menawarkan berbagai koleksi perlengkapan ibadah, salah satunya sajadah dengan motif polos.

“Nama Universa Sajadah diambil dari kata universe, dengan harapan Universa Sajadah dapat menjadi brand perlengkapan ibadah yang bisa dijangkau oleh masyarakat muslim dari semua latar belakang di seluruh Indonesia,” jelas Akbar.

Universa Sajadah telah bergabung di Tokopedia sejak awal berdiri.

“Kini hampir 50 persen penjualan Universa Sajadah berasal dari Tokopedia. Angka ini mendominasi jika dibandingkan dengan platform penjualan lainnya,” kata Akbar.

Akbar memberdayakan sejumlah penjahit lokal di Depok, Jawa Barat untuk memproduksi sajadah, sarung hingga mukena.

“Ramadan menjadi momen yang membawa berkah bagi kami sehingga bisa menggandeng lebih banyak tenaga kerja lepas untuk mengatasi lonjakan pesanan," ujar Akbar.

Akbar mengaku bisa meraup omzet ratusan juta setiap Ramadan lewat Tokopedia.

"Selain itu, berkat kampanye Tokopedia Ramadan in Style tahun ini, penjualan kami naik lebih dari lima kali lipat dibandingkan bulan biasanya,” tambah Akbar.

Bruule, Upaya Terakhir Selamatkan Bisnis yang Tumbang Saat Pandemi

Berbekal resep turun-temurun warisan keluarga, pasangan suami-istri Reza Harisky dan Sarila Danubrata serta rekannya Chaka Ramadhan mendirikan Bruule pada Maret 2020.

Kehadiran Bruule merupakan upaya terakhir dari Sarila dan rekan-rekan untuk bertahan hidup karena bisnis perhotelan yang dimiliki Reza tumbang akibat pandemi.

Kondisi ekonomi pada saat pandemi tersebut membuat Bruule menjadi bisnis yang awalnya didirikan dengan modal terbatas dan hanya menerima pesanan dengan sistem pre-order.

“Oven pertama Bruule bahkan dibeli pakai metode cicilan lewat Tokopedia,” ungkap Sarila.

Melalui Bruule, tak hanya Reza, Sarila dan Chaka saja yang merasakan manfaatnya, tetapi mereka juga bisa membawa dampak positif bagi perekonomian warga sekitar, termasuk para supplier, pengemudi ojek online, dan lain-lain.

Berkat Bruule, para pekerja yang sebelumnya terpaksa di-PHK dari bisnis hotel Reza pun bisa dipekerjakan kembali.

“Tokopedia berperan banyak pada perkembangan bisnis Bruule sejak bergabung di Agustus 2020," kata Sarila.

Misalnya, lanjut Sarila, berkat wawasan yang didapat dari dashboard di aplikasi Tokopedia Seller, Bruule melihat transaksi kartu ucapan di tokonya sebanding dengan penjualan produk lainnya Bruule.

"Hal ini mendorong kami untuk berinovasi menghadirkan hampers Bruule dan akhirnya menjadi produk terlaris kami hingga sekarang,” ujar Sarila.

Bruule juga rajin mengikuti berbagai kampanye di Tokopedia, salah satunya Tokopedia NYAM!.

“Berkat banyak kampanye yang kami ikuti, berbagai cabang toko online Bruule di Tokopedia–yang tersebar di Jakarta dan Bandung–mengalami rata-rata peningkatan transaksi sebesar empat kali lipat selama bulan Ramadan dibandingkan dengan bulan biasanya,” ungkap Sarila. (mrk/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler