Tol Surabaya-Kertosono Dibuka H-10 Lebaran

Minggu, 28 Mei 2017 – 15:42 WIB
Tol Surabaya-Kertosono Dibuka H-10 Lebaran. Foto JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mengebut pengerjaan tol Surabaya­Kertosono untuk bisa digunakan saat lebaran nanti.

Dinas PU Bina Marga Jatim menyatakan saat Idul Fitri nanti sudah bisa dilalui kendaraan untuk mudik.

BACA JUGA: Duh Senangnya, Lebaran Nanti Tol Ini Sudah Bisa Dilalui

”Kami masih mengecek bagaimana keadaannya di lapangan. Kita optimis bisa segera dioperasionalkan sementara. Seperti Tambelang­Bandar Kedungmulyo sudah siap fungsional,” ujar Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim Gatot Sulistyo Hadi seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Sabtu (27/5).

Sedangkan untuk titik di pertigaan Mengkreng ke Jembatan Kertosono, disebutnya masih dalam pengerjaan.

Namun, pada 15 Juni atau H­10 lebaran kemungkinan besar bisa dioperasionalkan satu jalur untuk arus mudik. Meski belum 100 persen selesai pengerjaannya.

”Pada 12 Juni akan dilakukan pengecekan terakhir,” jelasnya.

Nantinya saat lebaran operasional tol baru bisa dilalui kendaraan roda empat khusus kendaraan kecil.

Untuk kendaraan besar, seperti truk masih belum bisa melintas. Sedangkan pintu masuk, bagi pengendara yang mengarah ke Barat bisa melalui pintu tol Waru dan keluar di Bandar Kedungmulyo, Jombang.

Sebaliknya, jalur menuju Timur bisa masuk lewat Jembatan Brantas dari Jembatan Kertosono belok kiri.

Sementara itu, Kadishub Jatim Wahid Wahyudi mengakui, ruas jalan tol Surabaya­Jombang belum sepenuhnya bisa difungsikan.

Hanya sebagian ruas tertentu saja yang dapat digunakan. Maka dari itu, rencananya akan diberlakukan jam operasional mulai pukul 06.00 hingga 17.00. Dan, tiket tol belum dikenakan tarif selama lebaran.

”Jalan masuk tol yang melalui pedesaan menuju tol akan dijaga oleh kepolisian dan petugas Dishub. Jasa Raharja akan back up disini, kalau ada kecelakaan meskipun dioperasikan sementara,” kata Wahid.

Tol ini akan beroperasi sementara mulai H­10 atau 15 Juni sampai 26 Juni dari arah Surabaya ke arah Barat untuk arus mudik satu jalur.

Kemudian pada arus balik dioperasionalkan sejak H+1 lebaran atau 27 Juni hingga 3 Juli 2017.

“Jadi, hanya perubahan fungsi saja yang awalnya satu jalur untuk arus mudik jadi arus balik,” tandasnya. (bae/nur)


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler