Tolong! Gas Tiga Kilo Mulai Langka di Cilegon

Kamis, 27 Oktober 2016 – 07:13 WIB

jpnn.com - CILEGON – Gas elpiji ukuran tiga kilogram hilang di pasaran beberapa hari terakhir. 

Informasinya gas tersebut tidak bisa ditemukan di Kelurahan Sukmajaya, Ketileng, Jombang Wetan, Masigit, dan Pasarkelapa.

BACA JUGA: Sudah 230 Nasabah BRI Rekeningnya Dibobol, Kemungkinan Bertambah

Salah seorang warga Pagebangan Halusi mengatakan, dalam beberapa hari ini ia tidak menemukan yang menjual gas. 

“Setiap saya datang ke warung atau ke agen selalu habis. Padahal saya butuh untuk masak,” katanya, Selasa (25/10).

BACA JUGA: Besok, Ormas Islam di Kampung Ahok Aksi Akbar

Kata Halusi, langkanya gas tersebut sudah berlangsung selama dua sampai tiga hari. 

“Bahkan informasi dari teman-teman saya, langkanya gas sudah terjadi sekira satu minggu yang lalu. Ya saya cuma bingung. Kenapa sampai langka atau hilang di pasaran,” imbuhnya.

BACA JUGA: Ketahuilah, Perekaman untuk KTP Anak-anak Sudah Dimulai

Halusi berharap, agar kelangkaan gas tersebut bisa secepatnya ditanggulangi oleh pemerintah. 

“Ini dilakukan supaya masyarakat tidak kebingungan lagi dalam membeli gas,” harap Halusi.

Hal senada diunkgapkan Ihmal, pemilik warung di Kelurahan Masigit. Sudah beberapa pekan, ia mengaku kesulitan mendapatkan gas elpiji tiga kilogram. 

“Kalau air mineral melimpah, tapi untuk mendapatkan gas elpiji tiga kilogram susahnya minta ampun. Padahal sudah banyak sekali warga yang bertanya,” kata dia.

Dikonfirmasi Koordinator Hiswana Migas Cilegon Oman Diharja membenarkan soal kelangkaan gas tersebut. 

“Banyak laporan ke saya. Sudah sekitar satu bulan ini masyarakat susah membeli gas,” terang Oman. 

Oman menjelaskan, langkanya gas di pasaran disebabkan banyaknya warung yang menjual gas tiga kilogram. 

“Yang mau usaha gas ini banyak sekali karena memang untungnya menggiurkan. Dan hal ini belum ada regulasi yang mengatur soal pembatasan pengecer,” jelas Oman.

Kata Oman, seharusnya pemerintah tidak diam saja. Dia meminta pemerintah mencari solusi atau berupaya untuk membuat regulasi soal pembatasan pengecer. 

“Satu-satunya cara supaya tidak langka, ya harus dibatasi jumlah pengecer di masyarakat,” ujar Oman. 

Oman menegaskan, yang menyebabkan langkanya gas di pasaran, karena ada banyak pengecer yang menjual gas sehingga terjadi penumpukan di setiap warung. 

“Ini harus disikapi secara serius oleh pemerintah,” tegasnya. (mam/ibm/ags/dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... OMG, Tulang Belulang Remaja Perempuan Ditemukan Berserakan Dalam Hutan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler