Total Bisa Jutaan Orang Diangkat jadi CPNS

Selasa, 06 Desember 2016 – 17:48 WIB
Honorer K2 gelar aksi unjuk rasa menuntut diangkat jadi CPNS. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA--Politikus Partai Gerindra Bambang Riyanto menyatakan, pihaknya masih terus melakukan pendataan tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai kontrak, dan pegawai tetap non PNS.‎

Keempat kategori ini menjadi sasaran utama revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN).

BACA JUGA: Demokrasi dan Kesejahteraan Belum Ditemukan di Indonesia

"Data pastinya belum ada karena masih berkembang terus. Dikira-kira paling banyak sejuta orang. Namun ini kan masih harus di-cross check satu-satu, jadi bisa berkurang," kata Bambang kepada JPNN, Selasa (6/12).

Masuknya tenaga non K2 ini, menurut Bambang, untuk memenuhi unsur keadilan.

BACA JUGA: Ribut Usai Aksi 412, Dua Kader Golkar Ini Berdamai

Selama ini diketahui Komisi II DPR hanya honorer K2, tapi ternyata di luar itu banyak tenaga non K2. Meski honorer K2 teratas jumlahnya.

"Jumlahnya membengkak dari 440 ribu sudah pasti karena mencakup empat kategori. Namun, ini tergantung pemerintah, siap tidak mengangkat seluruhnya menjadi PNS," ucap anggota Komisi II DPR itu.

BACA JUGA: Polri Tambah 25 Penyelam Cari Pesawat Skytruck

Sementara Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih menegaskan, pihaknya tidak menyoal masuknya tenaga non K2.

Asalkan seluruh honorer K2 terakomodir, dan pemerintah mampu mengangkat PNS, tidak masalah. (esy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penerima PKH di Papua Ditingkatkan Kemensos Enam Kali Lipat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler