Toyota Genjot Pasar Semester II

Minggu, 24 Juli 2011 – 08:07 WIB

JAKARTA - Toyota bakal tancap gas memasuki semester II/2011Ini setelah kinerja enam bulan pertama tidak sesuai proyeksi awal tahun

BACA JUGA: Trend Baru Otomotif di IIMS 2011

Ketidakmaksimalan itu dampak dari suplai kendaraan yang terhadang oleh bencana tsunami dan gempa di Jepang.

"Kami minta maaf kepada konsumen Toyota atas minimnya suplai
Tapi, sekarang kondisi telah normal," kata Presdir Toyota Motor Asia Pacific Hiroji Onishi di even Indonesia International Motor Show (IIMS) 2011, Sabtu (23/7).

Menurut data Toyota Astra Motor (TAM), agen tunggal pemegang merek di tanah air, penjualan enam bulan ini hanya tumbuh 12 persen banding periode yang sama tahun lalu

BACA JUGA: Harga Daging Ayam Melonjak

Sales Januari sampai Juni 2011 berkisar 153 ribu unit
Sementara, total pasar tanah air growth 19 persen

BACA JUGA: PLN Kaji Detektor Gangguan Canggih

"Semestinya kita tumbuh minimal sama dengan pasar," ujar Direktur Marketing PT TAM Joko Trisanyoto.

Menurut Joko memasuki semestes kedua kondisi mulai normalDia mencontohkan produksi truk DynaPada kuartal kedua kurang dari seribu unit perbulanPada bulan ini digenjot sampai 1.600 kendaraan"Ini yang membuat sales truk per bulan tidak sampai 50 persen dari harapan awal tahun," tuturnya.

Penjualan Dyna di paruh pertama 2011 berkisar 3.600 unit atau 600 truk per bulanPadahal target awal tahun 1.400 tiap bulannya"Sampai akhir tahun, kami mencoba menyamai realisasi tahun lalu yakni, 14 ribu unit," cetusnya.

Bulan lalu, Toyota Innova menjadi andalan utama Toyota dalam pemasaranInnova dengan berhasil mencetak pertumbuhan sebanyak sebanyak 97 persen dibanding bulan sebelumnya.

Juni Toyota berhasil mencetak penjualan ritel sebanyak 26.216 unit, meningkat sebanyak 27 persen dibanding bulan sebelumnyaKijang Innova berhasil membukukan penjualan sebanyak 3.928 unitSementara, penjualan ritel terbanyak masih tetap dipegang kendaraan fenomenal Avanza dengan 15.140 unit(dio)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Exxon Gelontorkan Dana CSR USD 3,15 Juta


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler